Home Daerah Kelompok Tani Pandan Sejahtera-Tanjabtim,Tolak Program Replanting Sawit, Ini Alasannya
Daerah - 7 Juli 2021

Kelompok Tani Pandan Sejahtera-Tanjabtim,Tolak Program Replanting Sawit, Ini Alasannya

Print

Tanjabtim-Jambi | mapikor-news.com — Kelompok tani perkebunan sawit desa Pandan Sejahtera,kecamatan Geragai kabupaten Tanjung Jabun Timur (Tanjabtim)-Jambi,enggan mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), PSR atau reflanting perkebunan yang bertujuan untuk mewujudkan peningkatan produktivitas yang berkwalitas serta berkelanjutan, hanya program yang dimaksud, pihak petani enggan atau kurang berminat,pasalnya, dari syarat yang ditentukan, kebun yang sudah masuk verifikasi replanting harus dipangkas (ditebang habis) lalu ditanami dengan tanaman baru,alasan petani menolak program ini, sebelum masa produksi lima atau enam tahun kedepan,kami mau makan apa,kata petani ditengah pelaksanaan sosialisasi terkait PSR yang dihadiri Disbun provinsi Jambi dan Disbunak kabupaten Tanjabtim,yang berlangsung di aula kantor desa setempat,tahun 2020 lalu, kata kades Pandan Sejahtera,Purwadi mengungkapkan kembali hasil dari sosialisasi tersebut,Rabu, (07/07/21).

Kesimpulan sosialisasi,skema yang ditawarkan kepada kelompok tani tidak menerima kalau sawitnya digundul habis,kecuali disisip tanpa harus menebang batang sawit yang ada,ya itu tadi yang menjadi alasan mendasar, sebelum paska panen warga petani mau makan apa, sambung Kades,mengulangi keluhan kelompak tani.

Per ha program replanting dibantu pemerintah sebesar 30 juta,dan syarat lain ditentukan harus diatas lahan kebun minimal 50 ha,kita juga tidak bisa memenuhi jumlah luasan yang diminta, kita paling ada seluas 30 ha,kecuali ditambah dengan lahan buka baru dapat lah terpenuhi, yang jelas diatas lahan kebun 50 ha pun kalau diupayakan pasti ada, mengingat produksi kebun sawit yang ada di Pandan Sejahtera,hasil panen rata rata dibawah standar,namun sepanjang syarat replanting harus memangkas batang sawit yang ada,tetaplah petani tidak berkenan mengikuti program tersebut, permasalahan ini diharapkan dapat dievaluasi kembali, kemungkinan ada solusi terbaru, permudahan syarat,sehingga program peremajaan sawit rakyat,dapat berjalan di wilayah Pandan Sejahtera, terang Kades.(Jdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Sekjen LPSK Dan Sekda Pemprov Babel Tandatangani Perjanjian Pinjam Pakai Kantor Penghubung LPSK Perwakilan Babel

Pangkal Pinang-Babel | mapikor-news.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPS…