Home Daerah Proyek Infastruktur Di Dumai Berpotensi Rugikan negara Senilai Rp. 2,6 milyar, Mantan Plt Dinas PUPR Bungkam
Daerah - Skandal Korupsi - 25 Juni 2021

Proyek Infastruktur Di Dumai Berpotensi Rugikan negara Senilai Rp. 2,6 milyar, Mantan Plt Dinas PUPR Bungkam

Print

Dumai-Riau | mapikor-news.com — Proyek Infrastruktur di Kota Dumai tahun 2020 diduga berpotensi merugikan negara sejumlah Rp. 2,6 milyar lebih.

Berdasarkan hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau terdapat temuan kekurangan volume item pekerjaan dan kesalahan penetapan harga satuan belanja modal jalan irigasi dan jaringan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Kota Dumai.

Padahal pekerjaan tersebut telah dianggap selasai dan telah diserahterimakan serta telah dilakukan pembayaran kepada rekanan sebanyak seratus persen (100%) dari nilai kontrak.

Namun saat dilakukan audit terdapat kekurangan volume pekerjaan pada beberapa item pekerjaan.

Pada pekerjaan peningkatan jalan parit tugu terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp. 190.024.750,24, yang menyebabkan kelebihan bayar senilai tersebut.

Begitu juga halnya dengan pekerjaan peningkatan parit pisang Mas. Pekerjaan yang telah dianggap selsesai dan telah diserahterimakan ke dinas PUPR Kota Dumai itu, terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp. 205.259.964,07, akbatnya terjadi kelebihan bayar kepada pihak rekanan sebanyak nilai terebut.

Begitu juga dengan pekerjaan peningkatan jalan Abdul Khan dan jalan Imam Munandar terdapat kekurangan volume pekerjaan yang menyebabkan kelebihan bayar masing-masing senilai Rp.157.018.521,44 dan Rp. 33.926.693,94. Jika di total semuanya berjumlah Rp. 585.599.929,69 (Lima ratus delapan puluh Lima Juta Lima ratus Sembilan Puluh Sembilan ribu sembilan ratus dua puluh sembilan koma enam sembilan rupiah).

Bukan hanya itu saja, pada Laporan BPK, ditemukan adanya kesalahan penetapan harga satuan komponan dump truck di bebebrapa proyek. Yang seharusnya pekerjaan terebut mengunakan spesifikasi mobil Dumpt truk 6 ton, tetapi menggunakan harga satuan satuan dump truck 10 ton. Akibatnya terjadi pemborosan anggaran senilai Rp. 2.029.687.086. (Dua Milyar Dua pulh sembilan juta enam ratus delapan puluh tujuh delapan puluh enam rupiah)

Mantan Plt Kepala dinas PUPR Kota Dumai Zulkarnain yang menjabat pada saat itu, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon dan aplikasi Whats up terkait prihal diatas terkesan bungkam tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh awak media. Kamis (24/6/21). Hingga berita ini diturunkan mantan Plt Kadis PUPR Kota Dumai tidak memberi tanggapan.(Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Sekjen LPSK Dan Sekda Pemprov Babel Tandatangani Perjanjian Pinjam Pakai Kantor Penghubung LPSK Perwakilan Babel

Pangkal Pinang-Babel | mapikor-news.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPS…