Home / Daerah / Dugaan Penyelewangan Dana BOS SMAN 9 Tanjabtim, LCKI Angkat Bicara, “APH Segera Mengusut Tuntas”

Dugaan Penyelewangan Dana BOS SMAN 9 Tanjabtim, LCKI Angkat Bicara, “APH Segera Mengusut Tuntas”

Muara Sabak-Jambi | mapikor-news.com — Menyusul mencuatnya pemberitaan terkait dugaan penyelewangan dana BOS SMA N 9 Tanjabtim, mengundang reaksi dari DPC LCKI ( Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia ) kabupaten Tanjung Jabung Timur ( Tanjabtim ) – Jambi, Syamsudin selaku Ketua LCKI Tanjabtim, meminta sinergitas Aparat Penegak Hukum ( APH ) dengan Aparat Penegak Interen Pemerintah (APIP) untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan / penyelewengan dana BOS yang terjadi dalam lingkup SMA N 9 Tanjabtim, dalam hal ini, kepala sekolah, Aguzuar,M.Pd agar secepatnya, kasus ini diusut, terang Syamsudin kepada mapikor-news.com Kamis,(06/05/21).

Syamsudin, merupakan penduduk
di wilayah kecamatan yang sama dengan letak SMAN 9 Tanjabtim, yaitu kecamatan Kuala Jambi, berharap masalah ini jangan sampai berlarut larut, jangan sampai menganggu KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ) lebih lagi internal sekolah harus tetap terjaga dengan kondusif, dan Lembaga kita, LCKI akan tetap kawal kasus ini sampai tuntas, jelasnya, saya termasuk bagian pendiri SMA N Kuala Jambi, sangat kecewa melihat Kepsek yang bermental korup, sambung Syamsudin, seraya menggelengkan kepala.

Untuk diketahui berikut pemberitaan media ini sebelumnya :

Ditengah Pandemi Covid – 19, Kepsek SMAN 9 Tanjabtim, ” Diduga Selewengkan Dana BOS Thn 2020, “

Muara Sabak | mapikor-news.com — Seakan tak peduli, ditengah Pandemi covid – 19 berlangsung, diduga Kepsek SMA N 9 Tanjabtim, Aguzuar M.Pd selewengkan dana BOS tahun ajaran 2020 / 2021 dengan tujuan untuk kepentingan memperkaya diri, seharusnya, Kepsek dalam pengelolaan dana BOS bertindak transfaransi manajerial berbasis sekolah, sebagaimana diatur dalam Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana BOS Reguler, yang menyatakan bahwa penggunaan dana BOS Reguler harus didasari kesepakatan dan keputusan bersama tim BOS, Guru dan Komite Sekolah, selanjutnya , hasil kesepakatan tersebut, dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat dan ditanda tangani peserta rapat, namun petunjuk ini, sepertinya diabaikan bahkan kepsek sewenang wenang terkesan mengkangkangi Permendikbud yang dimaksud, ungkap sumber internal SMAN 9 Tanjabtim kepada mapikor-news.com, Jum’at 30 / 04 / 21.

SMA N 9 Tanjabtim, merupakan kebanggaan masyarakat wiayah pesisir pantai,kecamatan Kuala Jambi, kabupaten Tanjung Jabung Timur ( Tanjabtim ) Jambi ini, pada tahun 2020 memiliki siswa 455 dengan tenaga pendidikan 37 orang, besaran dana BOS diperkirakan Rp 682.500.000, tentu sangat menentukan kemajuan Sekolah dan terhadap kecerdasan anak bangsa kedepan, namun jika pengelolaan peruntukan dana BOS tidak tepat sasaran dan terindikasi ditelip untuk meraup keuntungan pribadi, maka konpetensi standar mutu siswa tidak akan terwujud sebagaimana yang diharapkan, apalagi sampai pembiaran berkelanjutan, dengan Motto Pendikan terkini : Merdeka Belajar, Guru Penggerak, akan jauh dari mungkin akan tercapai.

Dari hasil yang dihimpun media ini, berikut dugaan penyimpangan / penyelewengan dana BOS yang dilakukan oleh kepsek, honor operator DAPODIK dalam RKAS tercatat 23.400.000,- untuk satu tahun, ternyata yang dibayar pihak sekolah hanya 14.400.000, ( termasuk paket internet ) honor petugas keamanan sekolah dalam laporan penggunaan dana BOS tahun 2020 sebesar Rp 16.800.000,- nilai nominal yang dikucurkan Rp 11.200.000,- termasuk konsumsi dan pembelian buku perpustakaan sarat dengan manipulasi, dari penelusuran mapikor-news.com ada terdapat 15 item dugaan penyimpangan dana BOS termasuk perbelanjaan masker senilai Rp 5.000.000, yang dilakukan oknum kepsek, yang secara keseluruhan mencapai ratusan juta rupiah setara 25 – 30 % dana BOS raib tak jelas peruntukannya, dan patut diduga ada pengeluaran perbelanjaan fiktif yang terjadi sepanjang Tahun 2020.

Kepsek SMAN 9 Tanjabtim, Aguzuar, saat dihubungi melalui WhatsApp maupun sambungan telepon, pihaknya, sama sekali tidak respon, berbeda dengan Plt kadisdik provinsi Jambi, Bukri, ketika dihubungi terkait hal ini, mengatakan, Maaf, saya belum dapat informasi masalah ini, sebut kadis singkat dalam WhatsApp nya.(Jdk)

About admin

Check Also

Ricuh Pemilihan FKUB Riau.! Mahyudin Kakanwil Kementrian Agama Riau Disinyalir Ikut Andil

Pekanbaru-Riau | mapikor-news.com — Awak media di Riau Rabu (9/6/21) telah mengkonfirmasi kepada beberapa tokoh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *