Home Daerah Aturan Sertifikat Vaksinasi Kegunaannya Belum Jelas Dan Hanya Isapan Jempol Belaka
Daerah - 16 Maret 2021

Aturan Sertifikat Vaksinasi Kegunaannya Belum Jelas Dan Hanya Isapan Jempol Belaka

Print

Bojonegoro | www.mapikor-news.com —Program vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia bertujuan untuk menekan tingkat penyebaran virus Corona dan vaksinasi dilakukan sejak 13 Januari 2021 maksud dan tujuannya adalah mencegah penularan virus covid-19 dan memutuskan mata rantai penyebaran perkembangan virus tersebut.

Dalam penelusuran birokrasi kegunaan sertifikat vaksinasi hingga kini menjadi permasalahan yang membutuhkan ketegasan dari pemerintah dalam hal ini fungsinya dan kegunaan sertifikat vaksinasi bagi masyarakat yang telah menjalani vaksin.Menurut Permenkes no 48 tahun 2020 sertifikat vaksinasi bisa digunakan untuk bepergian sebagai pengganti surat keterangan swab antigen.

Akan tetapi hasil dilapangan tidak sesuai dengan kondisi yang ada bahkan rapid test antigen itu masa berlakunya tidak tertera dalam waktu 4 hari bepergian ke Jakarta dan Semarang diperlukan swab antigen 2 kali padahal sudah memiliki sertifikat vaksinasi tetapi kegunaan dari surat tersebut tidak fungsinya hal itu bukan di kereta atau pesawat sama saja tidak ada gunanya sertifikat vaksinasi dan harus jalani rapid test antigen atau swab.

Seperti halnya apa yang dilakukan oleh salah seorang calon penumpang kereta api yang bernama Aris 60 tahun mengatakan pada Mapikor bahwa beliau akan bepergian ke Jakarta dengan berbekal sertifikat vaksinasi akan tetapi surat tersebut tidak berlaku dan harus melakukan rapid test antigen dengan mengeluarkan kocek lagi Rp.200.000 dengan tujuan dari Bojonegoro ke Jakarta, ungkapnya.

Dan selanjutnya saat di Jakarta keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Semarang selain swab antigen atau rapied test antigen yang beliau miliki di kota asalnya Bojonegoro sudah tidak berlaku lagi jadi terpaksa harus swab antigen bayar Rp 150.000,-untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang dan selain surat rapied test antigen yang di bawanya harus membawa surat keterangan sehat dari Dinkes setempat untuk bisa memasuki bandara wilayah kabupaten Semarang jadi bilamana ingin memasuki kabupaten Semarang Jawa tengah harus membawa surat swab antigen, surat keterangan sehat dari dinas kesehatan, selanjutnya sertifikat vaksinasi selama ini tidak ada fungsinya untuk bepergian, kesalnya.(Haris,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bupati H Tuasikal Abua,SH dan Ketua TP PKK Kabupaten Maluku Tengah Hj.Ny.Amien Ruati Tuasikal,SH.,M.Kn Kunjungan Kerja Di Kecamatan Leihitu Mengajak masyarakat untuk Vaksinasi covid-19

Malteng | mapikornews.com — Bupati Maluku Tengah H Tuasikal Abua SH dan Ketua TP PKK Hj Ny…