Home / Daerah / Lahan SMAN 7 Makassar Di Tertibkan Diduga Bermasalah

Lahan SMAN 7 Makassar Di Tertibkan Diduga Bermasalah

Makassar | www.mapikor-news.com — Berkat aduan LSM Indonesia Investigasi Korupsi , beberapa bulan lalu ke cabang dinas pendidikan wilayah 1 meliputi kabupaten Maros dan Makassar, sehingga Kasi Seksi SMK Amran,SE dan Salman Salam melakukan peninjauan ke SMAN 7 Sudiang kecamatan Birinkanaya Makassar akhir bulan Februari 2021,dimana dalam tinjauan dilapangan telah menemukan bahwa tanah dan bangunan serta aktivitas warga berkebun diatas lahan milik negara dalam hal ini asset pemerintah dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan SMAN 7 Sudiang kecamatan Birinkanaya Makassar jalan poros asrama haji Sudiang seluas sekitar satu koma lima hektar, hasil investigasi bersama Tim dari cabdin wilayah 1 Maros Makassar adalah suatu urgensi,maka pada hari Senin tanggal 8 Maret diadakan pertemuan yang dipimpin oleh kepala sekolah SMA negeri 7 Drs.Anwar,MM berserta pemerintah setempat antara lain pihak kelurahan, babinsa Koramil Birinkanaya dan babinkamtibmas Polsekta Birinkanaya serta ketua RW BTN Tirasa juga pemilik rumah dan juga yang berkebun.

Pertemuan yang berlangsung di aula gedung sekolah SMA negeri 7 Makassar,dihadiri pejabat dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh kasi SMK Amran,SE dan Salman Salam,stap SMA pertemuan tersebut berjalan dengan lancar.

Dalam pertemuan itu melahirkan kesepakatan bahwa warga yang menempati atau membangun rumah tinggal di atas milik SMAN, 7 bersedia membongkar sendiri bangunannya dan tidak lagi melakukan aktivitas berkebun,dan diberikan waktu untuk mencari tempat tinggal hingga akhir Maret 2021.

Pada dasarnya dasarnya warga tersebut menyadari bahwa lahan yang mereka tempati adalah milik pemerintah, tegasnya pihak pejabat dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan melalui Arman berjanji akan memagar lokasi areal itu seluas tiga ratus meter ,dan sementara kita pagar dulu dengan pagar kawat duri agar ada pembatas dengan Kompleks Perumahan BTN Tirasa, warga berharap kepada kepala dinas pendidikan provinsi Sulawesi Prof Muhammad Jupri agar menjadi progres dalam proposal pemagaran lokasi demi terciptanya siswa yang suka bolos tidak lagi di temukan pada saat proses belajar nantinya dan juga tidak terkesan kumuh.(Rizal)

About admin

Check Also

Tiga Pilar Desa Kecamatan Biru Biru Buka Puasa Bersama

Tiga Pilar Desa Kecamatan Biru Biru Buka Puasa Bersama BIRU BIRU | www.mapikor-news.com Tiga Pilar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *