Home / Daerah / Pertamina Mohon Tindak SPBU 13.287.616 Di Duri Dan Murniwati : Minta Keadilan Polda Riau

Pertamina Mohon Tindak SPBU 13.287.616 Di Duri Dan Murniwati : Minta Keadilan Polda Riau

Print

Duri-Bengkalis | mapikor-news.com — Terkait tertangkapnya Sofran alias Fran,suami
Murniwati serta supir dan 3 orang karyawan SPBU, minyak di beli untuk jual eceran di tepi jalan tepatnya di jalan Lintas Sumut KM 18 Duri, mencari rejeki seperak dua perak begitulah kata istri Sofran sambil meneteskan air mata dengan tersendu-sendu kesedihan merenungi nasibnya.

Murniwati saat dikonfirmasi mapikor-news.com menyampaikan kejadiannya pada tanggal 6 Januari 2021 jam 20.00 WIB, saat supir mengisi solar di SPBU KM 17 desa Boncah Mahang kecamatan Bahtin Solapan kabupaten Bengkalis provinsi Riau, NO. SPBU 13. 287.616 tiba-tiba kepolisian Polda Riau/Direskrimsus langsung mengejar supir, yang membawa mobil colt diesel, yang sedang mengisi minyak dengan ketakutaan, begitu ditanya supir langsung memberitahu, dia disuruh Sofran, dan menerangkan sudah 6 (enam) bulan mengambil minyak solar dari SPBU tersebut, bekerja sama dengan pihak SPBU, dan membayar upeti sebesar Rp 15,000,- sampai Rp 60,000,- jadi kami masyarakat awan ini tidak tahu sampai sejauh mana hukumnya, dan saya minta keadilan sama Polda Riau, “terang Murniwati memperjelas keterangan kami (21/1/2021) malam.

Ditempat terpisah, mapikor-news.com menelepon ketua LSM Indonesia Investigasi Korupsi (llK) kabupaten Bengkalis Rustam Damanik mengajak Murniwati ke Pekanbaru agar kita langsung ke Polda Riau untuk menerangkan kejadiannya.

Masih menurut Rustam Damanik, saya sudah mengajak bang, namun Murniwati ini orang susah bang, mohon maaf ya bang,… Bukan merendahkan seseorang. Karena kita sudah lihat sendiri keadaan Murniwati ini, dan dia mengatakan dari mana saya cari ongkos bang,.? saya saja selama ini mengharap suami dari saya, “ujarnya.

Lanjutnya, yang di tangkap lima orang, oleh anggota polisi polda Riau (Dirreskrimsus) yaitu mengamankan Eko yang menjabat sebagai pengawas, dan Edi sebagai sekurity semetara operator namanya belum di ketahui, pembeli minyak serta supir dan satu unit mobil colt diesel Tahun 1979.

Sesuai Undang-Undang (UU) Migas nomor 22 Tahun 2001 Pasal 55 juga sudah menegaskan bahwa siapa saja yang menjual premium eceran termasuk pertamini, akan di kenakan sangsi pidana dengan 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp. 60 milyar.

Sepertinya dugaan sangat kuat, semua ini ada permainan karena saat penangkapan tersebut, ada yang lebih besar bermain,yang di tangiskan Murniwati pihak kepolisaan Polda Riau tidak adil dan sudah membebaskan dua pihak SPBU padahal dengan kasus yang sama di minta pada pihak migas atau pertamina tindak tegas SPBU NO. 13. 287.616,”pungkas ketua LSM Indonesia Investigasi Korupsi (llK) kabupaten Bengkalis Rustam Damanik.

Pihak SPBU manager Iyan 08239270xxxx via telepon belum merespon dan humas Polda Riau 0822-929xxxxx ketika diminta tanggapannya via whatsapp belum menjawab.(Tim)

About Dedi

Check Also

Akhirnya Anggota Jula jula ” Putri Diana Jawak” Resmi Laporkan Bandarnya Ke Polisi. DELITUA | …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *