Home » Daerah » Unjuk Rasa Tolak Penertiban Tambang Emas, Masa Aksi Meminta Kapolres Pohuwato Di Copot Dari Jabatannya

Unjuk Rasa Tolak Penertiban Tambang Emas, Masa Aksi Meminta Kapolres Pohuwato Di Copot Dari Jabatannya

181 views

Unjuk Rasa Tolak Penertiban Tambang Emas, Masa Aksi Meminta
Kapolres Pohuwato Di Copot Dari Jabatannya

Pohuwato | www.mapikor-news.com

Ratusan masyarakat penambang di kabupaten pohuwato gelar unjuk
rasa besar besaran di depan kantor bupati
Dalam pantauan mapikor news.com Aksi demo tersebut merupakan penolakan atas
penertiban wilayah pertambangan yang dilakukan oleh pihak polres pohuwato
Koordinator aksi Limonu Hippi yang juga ketua Asosiasi Penambang Republik Indonesia
(APRI) dalam orasinya menyebutkan adanya dugaan keterlibatan bapak kapolres pohuwato
yang selama ini mendapatkan jatah berupa uang dan emas dari para penambang.

Lanjut ketua APRI Limonu hippy dalam orasinya beliau sudah kenyang dengan uang hasil
Tambang,dan kemudian beliau telah melakukan penertiban wilayah pertambangan di botu dulanga
cs. Sebelumnya aktivitas tambang tersebut sudah menjadi bagian penerimaan jatah dan
pelaku usaha itu menjadi saksi bahkan ada rekaman rekaman terkait penerimaan jatah
dan emas, yang ironisnya lagi di kabupaten pohuwato bukan hanya pertambangan emas
saja yang ilegal yang mengunakan alat tetapi ada banyak tambang seperti galian c yang memakai Exapator
juga
dan kalau kita bicara lingkungan kenapa cuma tambang Emas yang dipersoalkan ungkap Limonu. senin
21/12 2020

Kini masa aksi yang tergabung dalam asosiasi penambang ahirnya di sambut oleh bupati
pohuwato syarif Mbuingga di halaman kantor bupati,beliau menyampaikan permohonan
maaf kepada semua pihak yang saat ini telah meliput langsung kegiatan bahwa kondisi,
keadan kegiatan ini sudah tidak lagi sesuai dengan protokol kesehatan, dan saya
menyampaikan permohonan maaf beribu ribu maaf kepada masa aksi ,
Terkait tutuntan masa aksi ini semoga akan membuka hati mereka yang berkompeten baik
di tingkat provinsi dan pusat agar solusi jawaban terhadap persoalan tambang ini akan
segera direalisasikan dan diwujudkan wilayah pertambangan rakyat pohuwato ,dan izin pertambangan
rakyat yang menjadi solusi terbaik untuk kita semua

pada dasarnya semua teman-teman paham bahwa kewenangan terkait dengan pengelolaan tambang
tidak lagi menjadi kewenangan pemerintah kabupaten,dan apabila hari ini ada permintaan
aspirasi agar supaya aktivitas kegiatan tambang tetap terlaksana maka akan dilaksanakan
sebagaimana mestinya, dan saya tidak dalam kapasitas mengatakan ia atau tidak, tentu juga
akan diteruskan melalui sebuah proses rapat forkopimda di tingkat kabupaten, dan
diteruskan untuk menyampaikan dan meneruskan aspirasi ini di tingkat provinsi dan bahkan
di tingkat pusat

Sungguh saya memohon maaf kepada ibu bapak rasanya sulit bagi saya untuk bisa
mengeluarkan sebuah pernyataan dan merespon apa yang disampaikan oleh masa aksi.
Semuanya terkait dengan aspirasi tersebut saya mengatakan pada kalimat ia atau tidak, yang
pasti persoalan di daerah ini sudah mendapatkan atensi dari kementerian lingkungan hidup,
jenderal penegakan hukum terpadu yang ada di pusat,dan saya dihajar habis-habisan
terkait dengan persoalan yang ada di pohuwato seakan-akan bupati telah melakukan
pembiaran terhadap permasalahan tersebut .tutup syarif (tajudin ishak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *