Home » Daerah » Tokoh Masyarakat, Aktivis, Ketua Ormas, LSM Dan OKP se-kota Bandung Beri Raport Merah Atas Kepemimpinan Oded

Tokoh Masyarakat, Aktivis, Ketua Ormas, LSM Dan OKP se-kota Bandung Beri Raport Merah Atas Kepemimpinan Oded

643 views


ARM Dan LSM Penjara.PN Penggagas Refleksi Akhir Tahun

Bandung ¦ www.mapikor-news.com — Kepemimpinan Oded M Danial dalam memimpin kota Bandung mendapat sorotan tajam dari para tokoh masyarakat, aktivis, ketua Ormas, ketua LSM juga ketua OKP se-kota Bandung pada saat dilaksanakan Refleksi Akhir Tahun kepemimpinan Oded M Danial yang dilaksanakan oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bekerja sama dengan LSM Penjara PN pada hari Jum’at 18/12/2020 di RM Ponyo Malabar.

Kegiatan Refleksi Akhir Tahun yang di gagas oleh ARM dan LSM Penjara PN tersebut di hadiri lebih dari seratus orang para ketua dan perwakilan dari dari berbagai Ormas,LSM,OKP juga tokoh masyarakat se-kota Bandung.

Pada kegiatan tersebut diisi dengan kegiatan diskusi tentang Kepemimpinan kota Bandung yang di pandu langsung oleh Furqon Mujahid atau biasa dipanggil Kang jahid yang sekaligus merupakan penggagas kegiatan tersebut.

Diskusi yang dikemas dalam kegiatan refleksi akhir tahun tersebut mendapat apresiasi serta dukungan para tokoh masyarakat dan para aktivis yang berada di kota Bandung. Sementara hasil diskusi yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat dan para aktivis tersebut mengerucut untuk memberikan raport merah kepada Walikota Bandung Oded M Danial.

Dalam diskusi tersebut mencuat berbagai permasalahan yang menjadi pembahasan bersama, diantaranya masalah kegagalan walikota dalam memimpin kota Bandung.

Hal tersebut dikemukakan oleh aktivis diantaranya Ruslan Abdul Gani ketua Patriot Nusantara, Syamsi Salmon LPKNI, H.Yanyan MPC Pemuda Pancasila, Cakra DPP Manggala Garuda Putih, Wina Brigade 08, Agus Warso DPD Prabu, Barokah Brigade 08, Abah Mansyur GMBI, Mang Inyong ketua distrik AMS, Ridwansyah LSM Gempur, Dandan Sawarna Indonesia, Hardi P ARM serta masih banyak lagi.Dalam diskusi tersebut hampir keseluruhan peserta diskusi meminta moderator untuk memberikan raport merah atas kepemimpinan Oded M Danial.

Adapun garis besar yang menjadi dasar pemberian raport merah dalam diskusi tersebut adalah dugaan keterlibatan Oded atas kasus RTH yang saat ini sedang bergulir proses hukumnya di PN Tipikor Bandung, Masalah kegagalan walikota dalam penanganan covid-19, Terkait masalah pendidikan dikota Bandung, Tidak adanya pemberian bansos kepada masyarakat dari pemerintah kota bandung sementara dana CSR tetap terus mengalir ke pengelola bansos yang diketuai oleh istri Oded lalu dikemanakan dana tersebut.

Penempatan dan pengangkatan para pejabat dikota bandung mulai dari Dirut BUMD serta pejabat dikota Bandung yang sangat sarat nepotisme para kroni- kroni Oded M Danial. masih banyak lagi permasalahan lainnya yang menjadi dasar pemberian raport merah terhadap Oded M Danial.

Pada kesempatan tersebut, Efful J Saleh atau biasa dipanggil Bang ipul ketum LSM Penjara PN yang merupakan penggagas kegiatan bersama kang Jahid ketum ARM mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan spontanitas sebagai bentuk kepedulian LSM Penjara PN juga ARM terhadap Kota Bandung. Dalam diskusi ini tidak ada penggiringan untuk mendiskriditkan seseorang atau menjustivikasi seseorang, ini murni merupakan penilaian dari para tokoh masyarakat, para aktivis, para ketua Ormas, para ketua OKP, para ketua LSM yang hadir katanya bang ipul menjelaskan kepada para peserta diskusi. andai hasil dari diskusi ini mengarah pada terbentuknya opini dan penilaian terhadap Walikota dengan pemberian raport merah ya mau bagaimana lagi sebab itulah kenyataannya jelas bang ipul.

Sementara kang Jahid yang juga sebagai inisiator sekaligus moderator kegiatan tersebut mengatakan, ini merupakan realita yang sesungguhnya tanpa ada rekayasa untuk memojokkan seseorang. Ketika para tokoh masyarakat, para aktivis, para ketua Ormas, LSM, OKP menyepakati pemberian raport merah kepada Oded M Danil maka itulah yang sesungguhnya bahwasannya kepemimpinan Oded m danil telah dianggap gagal total dalam memimpin kota bandung kata kang jahid kepada para awak media dan wartawan yang hadir dalam diskusi tersebut.

Pada sesi akhir kegiatan,wak haji Deden sebagai seorang tokoh masyarakat diminta oleh moderator untuk memberikan pencerahan kepada para audien yang hadir mengatakan, kita harus bisa melihat dari dua sudut, positif dan negatif, keberhasilan dan kegagalan, nilai merah dan nilai biru atas pembahasan para audien dalam diskusi ini. Jika memang Raport Merah yang harus diberikan dan diinginkan oleh para audien ya itulah yang sesungguhnya dan tak bisa kita tutup-tutupi. kata wak deden dengan nada yang sangat menyejukkan para audien diakhir penyampaiannya.

Diakhir acara, moderator kang jahid yang dikenal sebagai penggiat anti korupsi nasional menyampaikan bahwa nantinya hasil catatan dari kelima orang notulen akan dirangkum kembali oleh tim khusus serta dijadikan dasar sebuah kesimpulan pemberian raport merah atas kinerja oded m danil sebagai walikota bandung yang dianggap gagal dalam memimpin kota Bandung.

Hasilnya akan kita serahkan kepada Ketua dan Anggota DPRD Kota Bandung serta akan diberikan kepada Walikota Bandung dengan tembusan ke Presiden,Mendagri, Ketua DPR-RI, Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Jabar serta akan dibagikan kepada para tokoh masyarakat, Para Aktivis dan pada ketua ormas,Lsm dan OKP se-Kota Bandung jelas Bang Jahid sebelum menutup acara Refleksi Akhir Tahun Kepemimpinan Kota Bandung yang diselenggarakan oleh ARM dan LSM Penjara PN tersebut.(Redaksi02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *