Home » Daerah » Pejabat Desa Lokki Berharap Agar Permasalahan Yang Terjadi Di Dusun Maupun Desa Harus Diselesaikan Sesuai Mekanisme Lewat Kegiatan Musrembang

Pejabat Desa Lokki Berharap Agar Permasalahan Yang Terjadi Di Dusun Maupun Desa Harus Diselesaikan Sesuai Mekanisme Lewat Kegiatan Musrembang

233 views

Pejabat Desa Lokki Berharap Agar Permasalahan Yang Terjadi Di Dusun Maupun Desa Harus Diselesaikan Sesuai Mekanisme Lewat Kegiatan Musrembang

Piru I www.mapikor-news.com.

Pejabat Desa Lokki Dimitry Y Riry, S.T melaksanakan kegiatan Musyawarah rencana pembangunan desa (Musrembang) dalam rangka penyusunan RKPDES tahun 2021 yang diselenggarakan di Balai Desa Lokki Kecamatan Huamual, pada tanggal 9/12/2020 pukul 09.30 wit.

Pada kegiatan tersebut hadir Camat Huamual Drs. M. Yusuf. Hatala
Pejabat Desa Lokki Dimitry. Y. Riry, S.T beserta staf
Wakil ketua BPD Desa Lokki Hendrik Mailuhu beserta staf
Pendamping kecamatan Rusniati
Pendamping Lokal Indri Dewi Kasupy
Babinsa Desa Lokki Sertu Sukirman. S
Bhabinkamtibmas Desa Lokki Bripka Frits M. Siahaya
Tamu undangan beserta masyarakat desa Lokki yang berjumlah kurang lebih 75 orang.

Camat Huamual memberi sambutan serta membuka dengan resmi kegiatan musrembang.
Dalam sambutannya, Hatala berharap agar perlunya dukungan dari masyarakat untuk program-program pemerintah.

Untuk itu, masyarakat perlu menghindar dari isu-isu yang dapat mengganggu program pemerintah.

Musrembang merupakan penyusunan program oleh segenap Stakeholder di desa untuk dirumuskan mana yang didanai oleh ADD, DD dan Program berskala besar yang harus didanai oleh Kabupaten dan Provinsi.

Sebelum Musrembang ini, sudah ada Musdes sehingga sudah berproses sesuai tahapan, sehingga diharapkan penggalian gagasan dalam penentuan program dapat memenuhi skala prioritas sesuai dengan kebutuhan.

Hari ini juga akan ditentukan 5 orang delegasi termasuk Penjabat kepala Desa untun mengawal program-program yang ditentukan pada Musrembang hari ini sebagai final yang akan di perjuangkan pada Musrembang Kecamatan yang rencananya akan dilaksanakan pada Bulan Maret 2021.

Kegiatan musrembang ini juga dilaksanakan agar supaya permasalahan-permasalahan yang terjadi di Dusun maupun Desa harus diselesaikan sesuai dengan mekanisme. Dan sesuai dengan urutannya yaitu dari tingkat RW, RT, Kadus, Desa dan Kecamatan, ujar Hatala.

Menurut Dimitry, kegiatan musrembang tingkat desa ini adalah tindakan lanjut dari musyawarah desa yang dilakukan oleh BPD. Dan selain itu ada program-program yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 didalamnya ada dari bidang pembangunan, bidang pemberdayaan, bidang pembinaan dan bidang tak terduga.

Tapi kalau sesuai dengan mekanisme pembagian dana desa dan alokasi dana desa itu, adalah dari total 100℅ itu, 30℅ untuk penyelenggara pemerintah desa, 70℅ itu dibagi habis untuk pembangunan, pemberdayaan, pembinaan dan tak terduga.
Untuk itu, program yang diusulkan dari RT ke Dusun dan dari Dusun ke Desa, ujar Dimitry.

Untuk program pembangunan di tahun 2021, akan dibangun Balai Dusun. Memang untuk beberapa Dusun yang sudah memiliki Balai Dusunnya, namun tetap dimasukan kedalam rehab berat, karena balai dusun tersebut sudah rusak sehingga harus direhab, sehingga ada Dusun-dusun yang tidak mempunyai Balai Dusun akan dibuat yang baru. Setelah itu ada juga program jalan setapak.

Untuk itu ditahun 2021 mekanisme yang diterapkan mengalami perubahan yang dalam artian bahwa ketika program pembangunan yang ada di Dusun maka dusun itu akan bertanggung jawab untuk mengelolah anggaran yang diberikan oleh Desa kepada dusun tersebut, dimana penanggung jawabnya langsung kepada dusun, dan ada orang-orang yang diambil dari dusun untuk masuk didalam TPK.

Pemberdayaan juga didalamnya ada peternakan, dan pembinaan berupa sosialisasi, karena sosialisasi sangat penting bagi masyarakat, terutama sosialisasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, karena berhubung dengan luasnya Desa Lokki maka perannya Bhabinkamtibmas untuk keamanan dan ketertiban sangat penting.

Untuk bidang tak terduga, dana Desa selalu disisipkan untuk keperluan tak terduga. misalnya di Desa Laala, yang pernah terkena dampak banjir akibat curah hujan. Untuk itu perlu penanganan bagi jembatan-jembatan yang rusak sehingga mengganggu jalur akses masyarakat, Ujar Dimitry.
(Ge.Kakisina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *