Home » Headline » JamIntel,JamWas Dan JamPidum Di mutasi. “Jaksa Agung”

JamIntel,JamWas Dan JamPidum Di mutasi. “Jaksa Agung”

155 views

Jakarta || www.mapikor-news.com — Jaksa Agung ST Burhanudin mengganti tiga Jaksa Agung Mudanya. Ketiganya yakni Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Jan S Maringka; Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan M Yusni; dan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum Sunarta.  

Dalam informasi ini yang telah muat di beberapa media online, ketiganya sudah dimutasi berdasarkan dengan Keppres dari Presiden Jokowi.   Dengan adanya pencopotan dan mutasi tersebut, posisi Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen kini diisi oleh Sunarta yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang pidana Umum.  

Sementara, posisi Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan diisi oleh Amir Yanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.   Lalu, posisi Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum diisi oleh Fadil Zumhana yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan Agung.  

Untuk M Yusni, dia diganti karena sudah masuki masa pensiun. Sementara Jaksa Jan S Maringka dimutasi sebagai staf ahli bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan Agung.   Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono, ketika dikonfirmasi belum menjawab pasti mengenai kabar tersebut.  

“Kami belum menerima salinan resmi,” kata Hari saat dikonfirmasi para awak media, Rabu (5/8).   “Saya belum cek apakah sudah menerima resmi nanti begitu sudah menerima Keppres resmi karena yang keluarkan Setneg, biasanya nanti kita dapat tembusan, nanti kita umumkan resmi,” sambungnya.  

Sementara, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi ketika dihubungi menyerahkan penjelasan tersebut kepada Kapuspenkum Hari Setiyono.   Sebelumnya, kinerja salah satu Jaksa Agung Muda yakni Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen sempat disorot oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin saat melakukan rapat bersama Komisi III DPR, Senin (29/6).  

Burhanuddin pun mengakui bahwa intelijen kejaksaan masih lemah terkait dengan leluasanya Djoko Tjandra daftar PK di PN Jakarta Selatan.   “Kami memang ada kelemahan, pada 8 Juni Djoko Tjandra informasinya datang di PN Jaksel untuk mendaftarkan PK. Ini jujur kelemahan intelijen.

Kami sudah tanya kepada pengadilan, (jawabannya) itu didaftarkan di pelayanan terpadu jadi tidak secara identitas terkontrol,” kata dia.  

Namun demikian, belum diketahui mengapa Jan S Maringka dicopot, apakah terkait Djoko Tjandra atau bukan.   Informasi yang diperoleh kumparan juga, kabarnya pelantikan jaksa agung muda ini dilakukan hari ini.(Redaksi02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *