09 April 2020 | Dilihat: 237 Kali
DUGAAN KECURANGAN PADA TENDER PROYEK PENGADAAN KARPET MESJID DI SEKERTARIAT DAERAH PEMERINTAHAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN.
noeh21

Tapanuli Selatan || mapikor-news.com— Menindak lanjuti laporan Nomor 035/SS.CV.SA/03/2020, dari salah satu perusahan kepada Lembaga Indonesia Investigasi Korupsi (LSM IIK) Wilayah Sumatera Utara perihal adanya Kecurangan pada pelaksanaan Tender proyek pengadaan karpet, untuk mesjid di Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Laporan dari salah satu perusahaan yang ikut serta pada pelaksanaan tersubut, bahwa Paket pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Karpet/Ambal (Pengadaan Karpet Mesjid) pada Sekretariat Derah Kapupaten Tapanuli Selatan yang dimuat dalam website LPSE Tapanuli Selatan. HPS yang dimuat dalam Aplikasi LPSE sebesar Rp.960.000.000, sedangkan survey harga yang kami temukan dari distributor sebesar Rp.417.000.000 diamana harga tersebut sudah termasuk harga kerpet/ambal, underlayer, ekpedisi dan jasa pemasangan, sehingga kenaikan harga cukup signifikan dan tidak rasional mencapai 104% dari harga dasar, harga yang didapatkan merupakan sumber resmi sebagai acuan harga dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tender ini disinyalir terjadi persekongkolan vertikal , dugaan ini semakin kuat dimana pememang lelang yaitu CV. Lentera, alamat Desa Sidadi I Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan, yang dimuat di aplikasi SPSE dimana harga negoisasai pemenang mendekati HPS yaitu Rp. 928.000.000. Penentuan HPS kemungkinan sudah direkayasa untuk mempunyai margin tertentu yang dapat disisihkan untuk dibagi-bagi (laba abnormal). HPS ini telah menyalahi Perlem LKPP No. 9 Tahun 2019 dimana penetapan HPS terlalu tinggi sehingga terjadinya kerugian Negara. Hitungan kami mark-up ini mencapi 80% atau sekitar Rp. 375.000.000,-.

Perpres 16 Tahun 2018 pasal 11 (1) PPK dalam Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 hurup c memiliki tugas, pada angka d. menetapkan HPS, jadi cukup jelas PPK bertanggung jawab terhadap penetapan HPS serta kerugian negara yang ditimbulkannya. Farwis Rizky, SIP, MM selaku PPK kegiatan ini tidak dapat dikonfirmasi, patut dugaan kami sengaja menghindar. laporan ini ditindak lanjuti oleh pimpinan LSM IIK Hasman Mahmid dengan melakukan Investigasi mendatangi langsung kantor Sekda Tapanuli Selatan dalam rangka meminta klarifikasi Sekda terkait kebenaran laporan tersebut, akan tetapi pihak Sekertaris Daerah Tapanuli Selatan terkesan menghindar untuk memberikan Klarifikasi, dengan saling melempar tanggung jawab alasan salah seorang ASN yang bertugas di kantor Sekda tersebut bahwa Sekda tidak bisa menerima tim investigasi tersebut karena beliau sedang melakukan telekonfrens dengan Gubernur Sumatera Utara, untuk membuktikan kebenaran itu Hasman Mahmid langsung menghubungi asisten Gubernur dan ternyata diketahui bahwa Gubernur pada saat itu sedang melakukan telekonfrens dengan Presiden.

Sementara itu pengumuman pemenang oleh Pokja pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Tapsel, tertanggal 17 Maret 2020 dimana rincian catatannya sesuai laporan sudah diserahkan kepada pihak Sekda Tapsel, sesuai hasil telaah dan analisa secara teliti adanya dugaan ketidakwajaran dalam penetapan harga perkiraan sendiri oleh PPK serta Dugaan main sabun pada pelaksanaan tender dan penetapan pemenang tender tersebut, serhingga terlihat adanya dugaan mark-up harga yang luar biasa yang mengakibatkan Kerugian Negara hingga ratusan juta rupiah, hal ini menyalahi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Sampai berita ini dipublikasikan Hasman Mahmid LSM IIK belum menerima jawaban dari pihak Sekertaris Daerah Tapanuli Selatan Umar Salim Hasibuan S. Kom, padahal nomor telepon dan dokumen bukti tersebut sudah diterima dan dijanjikan segera akan dilakukan klarifikasi terkait hal tersebut dalam waktu 1 sampai 2 minggu.

Menurut laporan Hasman Mahmid kepada media Mapikor bahwa LSM IIK akan terus melakukan investigasi terkait kasus dugaan mark-up ini sampai tuntas dan siap melaporkan kepada pihak Penegak Hukum. (Redaksi)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999