02 Juni 2020 | Dilihat: 263 Kali
FANNY PRIANA DIREKTUR KEUANGAN PERUM PPD DIMINTA UNTUK MEMPERTANGGUNGJAWABKAN UANG PERUSAHAN SEBESAR RP.4.504.535.000.-
noeh21

FANNY PRIANA DIREKTUR KEUANGAN PERUM PPD DIMINTA UNTUK  MEMPERTANGGUNGJAWABKAN UANG PERUSAHAN SEBESAR RP.4.504.535.000.-
  
Jakarta | www.mapikor-news.com
Menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang diterima media Mapikor bahwa adanya Dugaan penyelewengan Keuangan pada Perusahan Umum PPD, Jurnalis media Mapikor melakukan investigasi dengan meminta keterangan pihak nara sumber terkait hasil pemeriksaan keuangan Perum PPD, dari hasil keterangan nara sumber tersebut media Mapikor akhirnya mengetahui adanya indikasi pengelolaan keuangan yang amburadul sehingga melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku pada Perum PPD yang dilakukan Direktur Keuangan Perum PPD Fanny Priana.

Sesuai  ketentuan Undang Undang Nomor 40 tentang Pers dan Etika Jurnalis media Mapikor telah menyurati Direktur Keuangan Fanny Priana melalui Surat nomor: 035/PU-PR/Konf-Klaf/V/2020 Perihal Konfirmasi meminta Klarifikasi Direktur Keuangan Perum PPD terkait hal tersebut, dan sampai berita ini dipublikasikan, media Mapikor belum menerima klarifikasi dari Direktur Keuangan Perum PPD Fanny Priana.
 

Dugaan penyelewengan dan pemanfaatan keuangan Perum PPD diketahui berawal dari adanya kerja sama  pendayagunaan lahan di Ciracas milik Perum PPD untuk dibangun apartemen oleh PT. Adhi Karya, sebagai pengikat kerjasama tersebut Perum PPD telah menerima setoran dana sebagai pengikat kerjasama secara bertahap selama tiga kali dari PT. Adhi Karya sebesar Rp.30.000.000.000.- (Tiga puluh milliar rupiah) akan tetapi kerjasama ini terancam gagal, karena sampai saat ini lahan tersebut belum bisa dikosongkan oleh Perum PPD sesuai ketentuan dalam perjanjian kerjasama tersebut.

Menurut keterangan nara sumber tersebut bahwa dari hasil pemeriksaan keuangan telah ditemukan adanya indikasi pemanfaatan rekening Pribadi direktur keuangan Fanny Priana dalam pengelolaan keuangan perushaan, seperti kerja sama investasi yang dilakukan direktur keuangan dengan CV Asia Travel and Tour, Fanny Priana telah memakai uang perusahaan senilai 1 (satu) miliar rupiah menggunakan rekening pribadi direktur keuangan, tanpa sepengetahuan Direktur Utama, selain hal tersebut direktur keuangan Perum PPD juga telah menyalurkan pinjaman kepada pihak lain memakai uang perusahan tanpa jaminan apapun.
 

Oleh sebab hal tersebut diatas direktur keuangan Perum PPD Fanny Priana telah diminta untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan Dana Perusahan yang tidak tertib sehingga beresiko merugikan perusahan Perum PPD sebesar Rp. 4.504.535.000.- (empat miliar lima ratus empat juta lima ratus tiga puluh lima ribu rupiah)

**Redaksi**
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999