07 April 2020 | Dilihat: 77 Kali
Bupati Malteng Membuka Musrenbang RKPD Malteng Dilakukan Secara Online
noeh21

Malteng || mapikor_news.com — Ditengah pandemi coronavirus 2019 (covid-19), Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), tetap gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Namun Musrenbang RKPD Pemkab Maluku Tengah tahun 2021 itu dilakukan dengan metode online.

Didampingi Wakil Bupati Marlatu Leleury dan Sekda Rakib Sahubawa, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, membuka secara resmi Musrenbang online RKPD Kabupaten Maluku Tengah tahun 2021, bertempat di Baileo Ir. Soekarno, Jalan Pattimura, Kota Masohi, Senin 6 April 2020.

Meski Musrenbang dilakukan secara online, seluruh pimpinan OPD dan stakeholder terkait, yang menyaksikan pembukaan Musrenbang lewat laptop dari tempat berbeda, tetap tunjukan sikap serius mendengarkan arahan Tuasikal saat membuka Musrenbang tersebut.

Pelaksanaan Musrenbang kali ini sangat berbeda dengan pelaksanaan Musrenbang  tahun-tahun sebelumnya karena memanfaatkan sistim online.

Hal itu dilakukan atas dasar imbauan pemerintah pusat untuk physical distancing dan bekerja dari rumah ditengah pandemi covid-19.

“Kegiatan Musrenbang biasanya hadirkan semua OPD dan stakeholder terkait dalam satu ruangan. Namun kali ini Musrenbang dilakukan dengan metode yang berbeda yakni Musrenbang lewat online. Kita menindak lanjuti instruksi Presiden dan maklumat Kapolri bahwa untuk sementara ini tidak boleh ada rapat, seminar yang melibatkan banyak orang. Sehingga Musrenbang ini kita lakukan melalui online,” jelas Abua kepada Media, usai membuka Musrenbang.

Abua menandaskan, meski Musrenbang berlangsung online namun substansinya tetap sama seperti Musrenbang sebelumnya.

“Tapi substansinya itu sama saja. Semua OPD sudah mendengar, tadi sudah pembukaan. Dan pembahasan dalam Musrenbang juga dilakukan dengan metode ini. Harapannya, walaupun kita tidak bertatap muka secara langsung atau saat ini secara online, tapi mekanismenya, program-programnya dilakukan seperti Musrenbang sebelumnya,” tandasnya.

Abua berharap, dalam Musrenbang kali ini masalah penanggulangan kemiskinan, peningkatan pelayanan publik terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing daerah tetap jadi perhatian.

Namun yang paling penting menjadi fokus bersama dalam Musrenbang itu kata Abua, adalah percepatan penurunan prevelansi stunting dan gizi buruk, serta percepatan penanggulangan wabah covid-19.

“Apalagi sekarang ini kita menghadapi wabah yang luar biasa yaitu coronavirus. Jadi musrenbang ini fokus pada program-program masalah kemiskinan dan bagaimana kita bisa menanggulangi corona ini kedepan,” tukasnya.(AH)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999