17 Juni 2020 | Dilihat: 161 Kali
Tim Gugus Kembali Loloskan Warga Jakarta Tanpa Karantina
noeh21

Tim Gugus Kembali Loloskan Warga Jakarta Tanpa Karantina 

Namlea | www.mapikor-news.com

 Gugus Tugas Propinsi Maluku kembali meloloskan orang yang baru datang dari Jakarta tanpa melalui proses karantina dan telah tiba di Namlea, Rabu pagi (17/6).
Fatalnya lagi mereka yang tiba ini seluruhnya tidak diperiksa kesehatan oleh petugas di pelabuhan. Namun langsung dibawa pergi dengan mobil didampingi staf dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku.
Terlihat ada dua orang yang merapat ke meja petugas. Salah satu orang mengenakan baju batik lengan pendek mengenakan tas egger di punggung belakang dan di tasnya terdapat label lion Air  yang terlihat masih baru. 

Pria baju batik ini yang terlihat mewakili orang yang baru datang ini membawa surat di meja petugas Dinas Perhubungan dan tim nakes satgas kabupaten yang berjaga-jaga di Pelabuhan dalam kota Namlea.
Petugas yang mengenakan APD, Eva sempat menanyakan kepada pria berkemeja batik dan diakuinya baru dati Jakarta. Sedangkan bapak yang mengenakan kemeja putih lengan panjang akui dari Jakarta , tapi berdalih sudah berapa hari di Ambon.
 

Prngakuan bahea mereka dari Jakarta juga dibenarkan kru spedboat Cahaya Putri. Mereka mengaku dibuhungi lewat telepon agar menunggu tamu dari Jakarta akan datang dengan Lion Air di Tahoku, Kec.Leihitu, Maluku Trngah, guna diberangkan ke Namlea, Ibokota Kabupaten Buru.

Wartawan Spektrum dan Barometer yang meliput kedatangan rombongan ini sempat dihalangi pegawai dari BWS yang bertugas menjemput rombongan.Kedua wartawan ini dihardik  agar jangan tanya-tanya.
Karyani mengaku Pelaksana Lapangan Bendungan Waeapo dan satu temannya  dari BWS , meminta orang dari Jakarta ini agar tidak usah ladeni pertanyaan wartawan. Sambil meminta dua orang itu cepat naik ke mobil.

Wartawan yang curiga sempat tanyakan kedua orang ini di Ambon tinggal di mana. keduanya tidak bisa menjawab, karena bukan penduduk Ambon.
Para staf dari BWS ini sempat ribut mulut dengan kedua wartawan ini. Bahkan Karyani juga over actian dengan mengatakan ke rekannya kalau dia foto wartawan dengan kameraa hpnya.

Wartawan spektrum langsung menjawab Karyadi kalau foto jangan jauh-jauh. "Ambil foto  itu dekat saja agar dapat kelihatan wajah,"tantang Ahmad Warhangan, wartawan Spektrum.
Sementara itu Sekertaris Gustus C-19 Kabupaten Buru, Azis Tomia kepada para wartawan lewat WA Group Covid malam ini menjelaskan,kalau mereka yang datsng dengan speed tadi pagi tadi telah ada pemberitahuan resmi." Ini tamu dari Pemerintah Daerah karena kebutuhan harus melaksanakan pertemuan dgn Bapak Bupati, makanya harus dengan speed.Tidak ada perhubungan dari ambon,"tulis Azis.

Saat ditanya apakah para tamu ini juga ada yang baru datang dari Jakarta, Azis tidak menyangkalnya."Tamu dr jakarta dg ambon terkait dengan pembahasan lahan bendungan,"jelas Aziz.eDari penjelasan lugas Sekertaris Satgas C-19 Kabupaten Buru ini, akhirnya menguak ketidak becusan dari Satgas Propinsi Maluku yang mengeluarkan surat tertanggal 16 Juni 2020, diteken Henri M Far Far yang menerangkan semua yang baru datang ini adalah warga beralamat tempat tinggal di Kota Ambon.

Henri M Far Far melalui surat Nomor : 3546/GT-PROMAL/VI/2020, tanggal 16 Juni 2020, memberikan surat keterangan kepada 9 orang, Sehubungan dengan Perjalanan Dinas yang dilakukan Pegawai Balai Wilayah Sungai Maluku dalam Rangka Pengawasan, Monitorong, dan Evaluasi Paket-Paket pekerjaan pada Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Maluku dalam masa Pandemi COVID-19 di Maluku.

Para pemegang surat keterangan ini antara lain Hariyono Utomo ST MM , tertulis beralamat di Wayame, Rizhali Triutomi Sahan ST MM (Poka),  Dr. Ruslan Malik ST MM (Galunggung), Eadtwin Alberth leatemia (Nusaniwe), Sofyan Saleh SH (Batumerah), Yudha Pratama Narra Putra (Laha). Mohammad Gazaly Tuanany (Air Kuning), Ir Arif Sambodo (Wayame) dan Iskandar Bambang (Wayame).

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999