22 Juli 2020 | Dilihat: 51 Kali
SMPN 1 Gondang Dapat 147 Siswa Baru, Dari Pagu 192 Siswa
noeh21

SMPN 1 GONDANG DAPAT 147 SISWA BARU, DARI PAGU 192 SISWA


Bojonegoro || www.mapikor-news.com – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gondang tahun ajaran 2020-2021, mendapatkan siswa,didik baru sebanyak 147 siswa dari pagu 192 siswa.

Menurut kepala Sekolah SMPN 1 Gondang Drs. Sarwo Edi,didampingi wakasek Drs. Bambang Bisowarno, menjelaskan bahwa: tidak terpenuhi sesuai target atau pagu, ada beberapa faktor penyebabnya, yakni  jumlah jumlah lulusan SD di zonasi SMPN 1 Gondang, ada yang meneruskan pendidikan di pondok pensantren, serta ada yang ikut pindah tempat orang tua,"untuk kegiatan proses belajar mengajar Lazimnya seperti biasa, masih menunggu anjuran pemerintah, termasuk pihak sekolah juga mensosialisasikan siswa maupun orang tua siswa.

Termasuk pihak sekolah mengadakan pertemuan juga harus ijin protokoler kesehatan, melaksanakannya setelah ijin turun. Ijinnya pada,Gugus penanganan covid-19, (tingkat kecamatan),-serta Dinas Pendidikan. Pengajuan ijin tanggal 13/7/2020, turun ijin 17/7/2020, pelaksanaan kegiatan 21/7/2020, membahas tentang DARING, LURING, PJJ",papar mantan Kasek SMPN1 Trucuk.

Dijelaskan pula Kasek yang juga merupakan suami dari seorang pendidik di SLTA, tersebut bahwa, untuk SMPN 1 Gondang, menambah fasilitas perangkat electronika guna menunjang kegiatan PJJ siswa bahwa Benwit internet dari 2 (dua) unit menjadi 20 unit. Untuk Dairing yaitu sistem menggunakan internet dengan aplikasi android-WA-Zoom, geogle map, geogle form, dan lain lain. 

"Untuk mengatasi anak anak didik rindu sekolah,,tetap diarahkan dengan baik baik, serta pula sesuai protokoler kesehatan, termasuk memakai ala astronot. Selain edukasi Luring / TMT (Tatap Muka Terbatas), pihak pendidik mendatangi anak anak di rumah (pola jemput bola), memotivasi pada anak anak, karena proses belajar seperti begini bukan kemauan kita, tetapi aturan pemerintah yang harus ditaati. Termasuk memotivasi tetep semangat belajar walau via WA.

Dan yang datang ke sekolah tetep disediakan sesuai protokoler kesehatan, wajib cuci tangan, bermasker, face seal (pengaman wajah ala astrnot). Walau hasil akhir, kwalitas menurun tetapi kami tetap berusaha se-maximal mungkin untuk memberdayakan PTK, termasuk sarana sarana yang ada.

Demi masa sesungguhnya perilaku kehidupan manusia penuh dengan kerugian, kecuali orang orang yang beriman dan selalu mengerjakan kebajikan. Demi masa..jangan biarkan mereka berlalu begitu saja, mari melangkah dengan mendidik mereka dengan sepenuh hati , mengajar mereka dengan sepenuh hati.

Semoga kelak mereka menjadi generasi yang berguna, berjasa untuk kemajuan bangsa dan Negara , yang selalu menanamkan budi pekerti yang Luhur. Sesanti guru 'ing ngarso sun tulada ing madya wangun karsa, tut wuri handayani"., ulas Drs. Sarwo Edi, terkenal sebagai Kasek yang bijak, sabar serta legowo.

Beberapa wali murid, menambahkan, setelah adanya covid-19, memang walau anak anak belajar dirumah, tetapi tetep semangat, walau mungkin berkurang mutu,tetapi bagaimana lagi, ini mungkin yaa demi keselamatan bersama.

Dan terima kasih juga pak Guru dan guru..sering datang ke rumah. Bahkan Bapak kepala Sekolah pun berkenan. Apa itu yaa pak yang namanya Pak Sarwo Edi , katanya,disiplin waktu tapi sabar", kata wali murid.

"Kami sangat senang menyekolahkan anak disini, selain karena Zonasi, tetapi soal kwalitas tak ketinggalan dengan kwalitas lulusan SMP di kota. Kalau kami dari Gondang, sedangkan yang bu Jumiati dari Senganten", kata Hamni. (Eko /Haris).

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999