27 April 2020 | Dilihat: 247 Kali
Seorang Mahasiswa Berinisial HT Dinyatakan Positif Hasil Rapid Test Positif
noeh21

Seorang Mahasiswa Berinisial HT Dinyatakan Positif Hasil Rapid Test Positif

Namlea | www.mapikor-news.com

 

HT alias Herun, yang di akun facebooknya mengaku kuliah di Institut Agama Islam, Jurusan Jurnalistika TV, telah dirapid test dan hasilnya bereaksi positif.
Jubir Satgas covid 19 Buru yang dikonfirmasi  malam ini (27/4), menyatakan bahwa HT telah dirapid test siang tadi dan hasilnya bereaksi positif.
Menurut Nani Rahim,  Senin, tgl 27 April 2020,  satgas covid 19 Kab. Buru juga melakukan rapid test kepada 29  org yg terdiri dari pelaku perjalanan dan ODP yg akan menyelesaikan masa karantina. Semuanya negatif. 
 

Tim juga kembali melanjutkan tracking kepada rekan-rekan pasien 01 yang tinggal di Kec. Fenaleisela, wilayah kerja Puskesmas Waplau, dari 4 org yg diperiksa, 1 org terindikasi positif hasil rapid test, berinisial HT (20 th) ucap Nani Rahim.
Saat tracking di wilayah kerja Puskesmas Waplau yang juga menjangkau beberapa desa pedalaman di Kecamatan Fenalisela ini, tim berhasil juga menemukan satu teman tcaking yang sudah dicari dari tanggal 22 April lalu sedang berada juga di Desa Silewa, Kec.Fenalisela.HT juga bukan ditemui sedang di kampung halamannya di Warlana. Tapi berada di  Desa Silewa, salah satu diantaranya adalah SN yg selama ini kami cari di kec lolongguba, ternyata bermukim di kec. Fenaleisela.Hadil rapid test HN terbaca Negatif,"benarkan Nani Rahim.
 

Saat ini HT masih berada di kampung halamannya. Mengingat medan yg sulit untuk  menjangkau kampung halaman HT, maka perlu waktu untuk  evakuasi ke Namlea.
"Kami sudah diberikan  diedukasi untuk melanjutkan karantina mandiri, sambil menunggu waktu dijemput oleh tim evakuasi ke penginapan silta" tambahkan Nani Rahim.
Saat berada di TKP , tim kesehatan dari hanya mengambil sampel darah masing-mading orang sebanyak tiga CC. Selanjutnya tim baik ke kantor untuk mengendapkan darah agar bisa menghasilkan  serum.
 Kmi masih bernegosiasi waktu dgn tim dari provinsi, krn saat ini byk sampel dari kab/kota  yg masuk utk diperiksa."Serum inilah yg dipakai untuk periksa rapid test. Yang lain negatif dan Rapid test HT bereaksi terbaca positif,"papar Nani Rahim.
Satgas covid 19 Kabupaten Buru belum mendapat kepastian kedatangan dari tim keseharan propinsi untuk menswab para korban baru yang rspid testnya bereaksi positif.
 

Sedangkan sembilan lainnya yang swab telah diambil konon hasilnya telah keluar dan tinggal diumumkan oleh satgas propinsi. "Kami masih bernegosiasi waktu dengan tim dari provinsi, karena saat ini banyak sampel dari kab/kota  yang masuk untuk diperiksa,"akhiri Nani. 
Sementara itu informasi yang berhasil dikumpulkan awak media menyebutkan HT yang hasil rapid test bereaksi positif ini teman seperjalanan dengan Pasein 01, HM mahasiswa NTT yang kini sedang dirawat di Ambon.
Saat HM diberitakan hasil rapid testnya bereaksi positif covid 19, HT oknum mahasiswa yang kuliah di Institut Agama Islam Al-Qaidah Jakarta Jurusan Jurnalistika TV  ini, mencoba menggiring nama besar HIMPUNAN MAHASISWA  ISLAM dan berusaha membenturkan lembaga yg pernah turut membesar banyak teman-teman wartawan semasa berkuliah dan menjadi aktivis ini dengan ancaman "KRIMINALISI MEDIA/WARTAWAN",  dengan menuliskan kalimat,"HMI MENDUGA ADA PERMAINAN OKNUM MEDIA LOKAL TERKAIT PEMBERITAAN YANG SANGAT MASIF TERHADAP MAHASISWA ASAL NTT TERSEBUT."
Pernyataannya dirilis di 'kabarrakyat' dan disitu tertulis Ketua Umum HMI Komisariat Al Qaidah, Herun Tasane di Namlea, Jumat (10/04/2020) (Tim)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999