05 Juni 2020 | Dilihat: 794 Kali
RDP Masyarakat desa Jangkang mengajukan tuntutan ganti rugi tanaman kelapa akibat Kumbang Tanduk kepada PT SMM, diduga akibat Replanting Kelapa Sawit.
noeh21

RDP Masyarakat desa Jangkang mengajukan tuntutan ganti rugi tanaman kelapa akibat  Kumbang Tanduk kepada PT SMM, diduga akibat Replanting Kelapa Sawit.

Belitung Timur | www.mapikor-news.com


Hama Kumbang tanduk atau  (Oryctes rhinoceros), kembali menjadi bahasan dalam RDP ( Rapat Dengar Pendapat) antara Masyarakat desa Jangkang dengan PT. SMM( PT. Sahabat Mewah dan Makmur) yang diadakan di Balai desa Jangkang, komplek perkantoran desa jangkang Kamis (4/6/2020).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Perangkat desa Jangkang dalam hal ini adalah BPD. Hadir pula dalam acara RDP tersebut PJ Kades Jangkang Raden Maspanji, S.Sos, Camat Dendang Rusman, Anggota DPRD Beltim Dwi Nanda putra atau Erwin, Sekretaris  Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Belitung Timur Trijaka Priyono, S.PKP, Nopis BLHD Beltim, Zulkifli BPD desa Dendang, serta perwakilan dari masyarakat desa Jangkang Zulman, Sandri Kadus Aik Asam yang didampingi oleh Pemuda Pancasila melalui ketua caretaker PAC Dendangnya Tamrin dan TRC BPAN LAI dengan Iwan Andriyansyah sebagai ketuanya ditemani dua orang anggotanya.

Sedangkan dari PT. SMM sendiri diwakili oleh Brian atau Ginting sebagai salah satu manajer, Jajang dari bagian Risetnya, dan Fendy dari humas perusahaan perkebunan sawit tersebut.

Masyarakat desa dendang terdampak hama kumbang tanduk dalam kesempatan RDP tersebut mengajukan tuntutan ganti rugi atas tanaman kelapa milik mereka yang terdampak hama kumbang tanduk yang diduga keras akibat kegiatan replanting kelapa sawit yang dilakukan PT SMM di perkebunannya yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat desa dendang.
 

“ Kami tidak menginginkan hal apapun lagi dari PT. SMM selain penggantian kerugian atas ribuan pohon kelapa kami masyarakat disini yang mati akibat kumbang tanduk, kami menduga keras bahwa hal ini diakibatkan oleh kumbang tanduk yang merajalela, semenjak replanting dilakukan oleh PT. SMM” Zulman melontarkan pernyataannya yang mewakili sejumlah masyarakat desa jangkang.

Sementara PT. SMM memberikan tanggapan atas pernyataan Zulman melalui Jajang ahli risetnya, yang menjelaskan bahwa Kumbang tanduk ini adalah jenis hewan pengganggu atau hama bagi tumbuhan sejenis kelapa dan merupakan spesies lokal di  daerah ini,

Ketika ditanya oleh peserta RDP,apakah benar kematian ribuan pohon kelapa milik masyarakat ini adalah merupakan maraknya perkembang biakan kumbang tanduk akibat dari kegiatan replanting, Brian atau ginting maupun juga jajang, tidak mengakui bahwa kedua hal tersebut berkaitan, malah perwakilan PT. SMM tersebut mencoba menawarkan bantuan berupa pemberian bibit tanaman dan penyemprotan racun hama tanaman kepada masyarakat terdampak kumbang tanduk.

Erwin yang merupakan anggota DPRD Beltim, memberikan pernyatan sikap yang keras, bahwa PT. SMM 
“ pertama saya ingin tahu bagaimana solusinya atas masalah ini dan kedua agar Perusahaan secepat mungkin melakukan penggantian kerugian atas tanam tumbuh bukan hanya kelapa, bahkan kelapa sawit saya tak tahu hektarannya juga terkena masalah ini, saya juga sakit hati apalagi masyarakat, jika suatu saat terjadi gejolak, mohon maaf, bilang sama GM, saya sudah mencoba untuk meredam masyarakat, namun kalau kondisi seperti ini terus terusan, maka saya yang akan buka semua” ujar Erwin yang juga pernah menjabat sebagai kades di desa Jangkang pada tahun 2001.
 

Ditambahkan pula bahwa erwin mengetahui semua tentang perusahaan ini yang hadir semenjak dari tahun 1988, “hanya saya sendiri yang tak mau berbuat anarkis diwaktu itu, saya getok semua termasuk dalam dalamnya, apalagi sekarang saya adalah wakil rakyat, tentu harus tau tata krama, itupun kalau perusahaan mau diajak beretika, kalau tidak , saya tidak tahu, pengadilan masyarakat bukan meja hijau lagi,  saya berpesan agar bapak bapak dari perusahaan melakukan apa apa yang sudah disepakati”

RDP akhirnya ditutup tanpa menghasilkan keputusan apakah PT.SMM akan mengganti kerugian yang diakibatkan kumbang tanduk tersebut, Brian atau Ginting hanya mneyebutkan bahwa nanti akan membuka kesempatan untuk berdiskusi kembali kepada semua pihak yang terkait, lebih khususnya kepada Zulman selaku perwakilan masyarakat yang terdampak kumbang tanduk.
( Iwan Gabus )

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999