07 Juni 2020 | Dilihat: 264 Kali
RDP Desa Jangkang masalah Kumbang Tanduk, terkesan membuahkan hasil keputusan yang tidak jelas.
noeh21

RDP Desa Jangkang masalah Kumbang Tanduk, terkesan membuahkan hasil keputusan yang tidak jelas.

Manggar | www.mapikor-news.com

RDP tentang bahasan dampak kumbang tanduk yang menyerang pohon kelapa masyarakat desa Jangkang  diduga akibat replanting perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT.SMM, pada kamis yang lalu (4/6/2020), RDP yang diadakan di Balai desa Jangkang tersebut, ternyata terkesan membuahkan hasil keputusan yang tidak jelas.
Dihubungi oleh Mapikor melalui pesan WhatsApp, beberapa narasumber  yang pada waktu itu mengikuti jalannya RDP, antara lain Camat Dendang Rusman, Anggota DPRD Beltim dari Fraksi Golkar Erwin tau Dwi Nanda Putra, PJ Kades Dendang Panji maupun Kadus Aik Asam Sandri dan terakhir Zulman tokoh masyarakat yang mewakili masyarakat desa jangkang yang pohon kelapanya terdampak kumbang tanduk, terakhir Brian atau Ginting Manajer PT. SMM.
Semuanya ketika dimintai keterangannya atas tanggapan RDP tersebut memberikan jawaban berbeda beda.
“kalau kita lihat tdk ada keputusan yg akurat, tpi saya coba untuk sekecamatan dendang membuat satu keluhan yg sama tuk kita bawa ke rdp di dprd beltim “ tanggap Erwin kepada Mapikor melalui pesan WA nya.
 “Pada intinya kami dari pemerintahan kecamatan sangat mendukung apa2 yg menjadi kendala dan permasalahan di masyarakat untuk di selesai kan secara tuntas dan dengan jalur musyawarah dan kesepakatan yg saling mengutungkan dari kedua belah pihak, mudah2an dengan sudah  di kuasakannya masalah ini kepada pak Zulman bisa di selesaikan sampai tuntas jangan berhenti di tengah jalan dan dalam waktu dekat bisa menemui kesepakatan dan segera terrealisasi.” ujar Rusman Camat Dendang menanggapi lain lagi atas hal masalah ini.

Sementara itu Panji PJ Kades Dendang belum bisa memberikan jawaban yang panjang, hanya pesan singkat “ Nanti dijawab, lagi di RSUD Tanjungpandan” .

Kadus Aik Asam desa Jangkang, mengaku Sabtu malam tadi (6/6/2020) mengadakan pertemuan rapat khusus dengan warga dusun Aik Jangkang, sebanyak 20 orang hadir pada pertemuan tersebut, yang intinya tetap untuk melakukan tindak lanjut terhadap masalah dampak kumbang tanduk ini, dengan membuat surat kuasa penanganan masalah kepada TRC BPAN LAI ( Tim Reaksi Cepat, Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia) Babel, yang dikomandani Iwan Andriansyah.

“Naik Lanjut, dihadiri 20 orang masyarakat, Masalah akan lanjut apa tidak kami cuman surat kuasa beda, gak ikut sama zulman, surat kuasanya ke BPAN, kita langsut loncat pagar,ganti uang” jelas Sandri, juga melalui pesan WA.

Menanggapi pertemuan masyarakat dusun Aik Asam, yang tidak melibatkan Zulman, Zulman hanya menjawab “ Lanjut…No Komen, ..Aku dak paham”. 

“ Kami kan buka ruang diskusi..semua ada prosesnya, apalagi sekarang pandemi covid makin parah di tempat kita. Kita seleaikan satu2 bg”  balas WA Brian atau Ginting Manajer PT.SMM. ( Iwan Gabus)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999