11 Juni 2020 | Dilihat: 888 Kali
PROYEK PEMBANGUNAN WISATA PEMANDIAN DESA SIMPANG PESAK BELUM JUGA SELESAI.
noeh21

PROYEK PEMBANGUNAN WISATA PEMANDIAN DESA SIMPANG PESAK BELUM JUGA SELESAI.

Simpangpesak | www.mapikor-news.com


Proyek pembangunan wisata pemandian desa simpang pesak, saat ini memasuki tahap ke 4, dari 5 tahap yang direncanakan desa Simpang pesak,kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. 
 

Pada tahap ke 4 ini, anggaran yang dialokasikan terhadap proyek tersebut bernilai Rp.665.395.630,-( Enamratus Enampuluh Limajuta Tigaratus Sembilanpuluh Limaribu Enamratus Tigapuluh Rupiah).

Suryanto selaku Kepala desa Simpangpesak, menerangkan dalam pesan singkatnya melalui WhattApps, bahwa kenapa proyek tersebut kondisinya belum selesai, bahwa  karena memang pelaksanaannya secara bertahap yang pengerjaannya dilaksanakan selama 5 tahun, 2017-2021 dan saat ini sedang memasuki tahap ke 4.
 

Sedangkan ketika Mapikor.com menanyakan apakah benar bahwa pembangunan wisata pemandian ini telah menelan dana milyaran rupiah, Suryanto menjawab bahwa hal tersebut telah sesuai dengan perencanaan dengan RPJMDES nya.

“karena di perancanaan sesuai dgn rpjmdes pembangunannya dilaksanakan bertahap yg pengerjaannya dilaksanakan selama 5 tahun,2017-2021.” Kata Suryanto dalam pesan WA nya.

Pertanyaan Mapikor.com selanjutnya, apakah selaku Kepala desa, Suryanto ikut juga mengawasi proyek tersebut terkait pembelian material proyek atau penyewaan alat berat yang dipakai dalam proyek tersebut, Suryanto hanya menjawab bahwa mereka punya tim barjas,jadi tim barjas lah yang lebih tahu di lapangannya.

Melalui penelusuran investigasi awak media di lapangan, lokasi tempat pembangunan proyek wisata pemandian ini, sekitar 200an meter dari jalan aspal, harus melewati kebun kelapa sawit, dengan kondisi jalan tanah merah dan banyak digenangi air sisa hujan.

Menurut pengakuan salah seorang masyarakat yang namanya tidak mau disebutkan dalam berita ini, bahwa proyek tersebut sudah lama dilaksanakan, dan dalam prosesnya diduga dilaksanakan sendiri oleh salah seorang oknum Pelaksana Kegiatan Desa Simpangpesak Tim Pengadaan Barjas Desa  Simpangpesak, baik itu pembelian material proyek, maupun pembayaran penyewaan alat beratnya.

Masih menurut anggota masyarakat tersebut, ia mengaku selaku masyarakat yang berdomisili di dusun tempat dibangunnya proyek wisata pemandian tersebut, rencana pembangunan proyek itu tidak pernah menempuh jalur musyawarah dusun, sebagaimana layaknya perencanaan proyek pembangunan desa.

Sementara itu, Lilis selaku  salah seorang dari bagian Pelaksana Kegiatan Desa Simpangpesak Tim Pengadaan Barjas Desa  Simpangpesak, ketika dihubungi oleh awak media melalui telpon seluler, tidak merespon panggilan telepon awak media, dilanjutkan dengan mengirimkan pesan WA, namun hingga berita ini diturunkan Lilis tidak kunjung membalas chatt WA awak media.
( Iwan Gabus)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999