14 April 2020 | Dilihat: 87 Kali
Pencegahan Penanganan COVID di Desa Suka Budi Kec, Suka Wangi Kab, Bekasi
noeh21

Bekasi | www.mapikor-news

BPANKerjasama Penanggulangan  Copid 19 Desa Suka Budi  Tanggap Covid-19 menjadi garda depan pencegahan, Menurut Hasbi BPAN Anggota Jawa Barat penanganan pandemi virus corona di wilayah desa seluruh Kabupaten Bekasi.

Kepala Desa Suka Budi  Iim Mudin Penelitian dan Pengembangan, Wilayah Desa Suka Budi saat ini Zona Hijau menurut iim mudin menyebutkan bahwa  Desa Suka Budi Siap Tanggap Covid-19 yang pertama adalah membentuk relawan.dan Mengundang Relawan.

“Memang kunci yang pertama, harus dilakukan adalah Penyemprotan Anti Septan Covid-19 di desa. Kita selalu  bekerja, berkoordinasi, melakukan pencegahan sekaligus penanganan,” kata Iim dalam konferensi pers  Tugas Penanganan Covid-19 di Desa Suka Budi mapikor bekasi di  (14/4).

Dia menambahkan bahwa memberi masker terhadap warga  3000 pis setiap Rt kebagian 100 pis dan pembegian Ember Desa Suka Budi Segala Upaya dilakukanPencegahan Copid 19 dimaksudkan untuk menyatukan pikiran, langkah, serta solidaritas dalam menangani pandemi ini, mengingat ada sekitar 35.000 penduduk desa suka budi.
Relawan Desa Tanggap Covid-19 diketuai oleh kepala desa, dengan wakil dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta anggota dari BPD, ketua RW, ketua RT, tokoh-tokoh masyarakat, hingga pendamping profesional di desa.

“Selain itu juga harus bermitra dengan BPAN Anggota Jawa  barat  Jasbi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, karena merupakan bagian dari satu kesatuan yang penting untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar Iim.

Sejumlah tugas diemban oleh relawan Desa Suka Budi Tanggap Covid-19, antara lain membuat papan informasi pencegahan dan penanganan kasus penyakit infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

Untuk itu, relawan diharuskan mempunyai pengetahuan mengenai cara antisipasi, gejala-gejala yang muncul, dan cara penularan virus corona.

Selain itu, mereka juga bertugas melakukan pendataan warga yang rentan sakit, terutama dari kelompok marjinal, baik itu orang lanjut usia, orang dengan kondisi tubuh rentan terhadap penyakit, dan balita.

Pendataan dan pemeriksaan warga yang baru kembali dari perantauan, khususnya wilayah yang terdampak Covid-19, juga menjadi tugas Stap Desa.

Warga perantau yang dimaksud bukan hanya pekerja rantau namun juga pelajar yang melanjutkan pendidikan di luar desa, dengan penanganan awal terhadap mereka berupa karantina mandiri di Desa Suka Budi.(Buyung Rifai)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999