12 Agustus 2020 | Dilihat: 76 Kali
Menindak Lanjuti Giat Antisipasi Karhutla Tingkat KPH
noeh21

Menindak Lanjuti Giat Antisipasi Karhutla Tingkat KPH



Bojonegoro || www.mapikor-news.com  — Terdapat 3 (Tiga) kantor  KPH, Bojonegoro, Parengan, Padangan. Dalam hal ini, Apel siaga Dalkarhutla 2 (dua) BKPH yakni BKPH Parengan Selatan & Parengan Utara," di petak 16 k, bersama LMDH 'JATI ASRI' , desa Parangbatu kecamatan Parengan.

Asper Parengan Selatan Edi Purwanto, SH. Menjelaskan bahwa, kegiatan Apel bersama ini (BKPH Parengan Selatan, BKPH Parengan Utara,LMDH, KTH, Pemdes Parang Batu,Koramil,Polsek,Toga, Tomas) ini merupakan tindak lanjut yang sudah dilaksanakan tingkat KPH. Yang dalam arahan dari Administratur KPH Parengan Dewanto,S.Hut.MSc. Yakni kegiatan ini,sebagai tindak lanjutnya mensosialisasi, simulasi, mengantisipasi ,meminimalisasi agar tidak tidak terjadi kebakaran hutan & lahan.

"Apa yang disampaikan Pak Asper Parengan Selatan tadi, sama seperti arah, tujuan, harapan nya sama dengan kami Asper Pasangan Selatan. Yakni meminimalisir menghadapi musim kemarau ini untuk tidak terjadi kebakaran hutan.

Apel bersama ini dilakukan secara bersama satu moment tetapi dua BKPH , sama sama BKPH Yakni BKPH Parengan Utara & BKPH Parengan Selatan. Sinergy tidak seperti sama sama disebut ada persamaan nama depan kita sinergy, termasuk LMDH ranah BKPH Parengan Utara berdomisili dekat pangkuan,BKPH Parengan Selatan",tambah Asper BKPH Parengan utara, David.

Untuk BKPH Utara, Hutla rawan kebakaran seluas 87 hektar, tanaman KU-3 up. Dari luas 1900 hektar se-BKPH Parengan Utara.Sedangkan tingkat hutan rawan Karhutla BKPH Parengan Selatan seluas 150 hektar dari luas BKPH Parengan Selatan 3.394 hektar."Semoga kegiatan ini jadi pupuk kebersamaan,kepedulian kita terhadap keberadaan,serta menuju kelestarian hutan.karena hutan merupakan bagian dari sumber kehidupan makhluq hidup",ungkap Asper Edi Purwanto, SH.

KRPH Parengan, Istiyono ,menambahkan, giat ini memang bisa dipahami bagaimana penanganan bila terjadi kebakaran kita hanya ada alat,se-adanya 'kebyok' ,maka jangan terlalu panik, yakni lakukan membuat ilaran keliling, setelah itu kita 'ngebyok' nya jangan melawan arah asal angin.

Bagian penyuluh Cabang Dinas kehutanan Wilker Bojonegoro ,Tuban Samsu Nastain, SP. Menyebutkan bahwa program perihal,KARHUTLA sesuai Peraturan nomor 32 tahun 2016,tentang sosialisasi penanganan,KARHUTLA, pembinaan KTH, mengkampayekan pengendalian hutan &,Lahan."Ini selalu sinergy antara perhutani dengan berbagai pihak, tampak antusias dalam kegiatan apel ini".

Kades Parangbatu kec. Parengan, Suwarno mengatakan pula bahwa, untuk Pemdes Parangbatu kabupaten Tuban, memang sangat mendukung giat pencegahan KARHUTLA, mengingat 30 persen warga ikut menjadi LMDH & KTH.

Dan juga mengikuti / melaksanakan kewajiban PNPB ."Pemahaman ini,tak terlupakan dengan cara peningkatan SDM,warga, agar mereka faham tentang guna dan manfaat hutan, hak & kewajiban sebagai LMDH dan,KTH."Kami mendukung dan berterima kasih bisa selalu sinergy , semuanya dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan sebagai penunjang peningkatan pendapatan ekonomi warga. Parangbatu tidak punya lahan sawah luas, kampung , sungai".

Babinsa Parangbatu koramil Parengan, Sertu Rondi,menyebutkan bahwa TNI dengan terbangunnya kebersamaan untuk ikut serta menangani kebakaran Hutan dan lahan, sangat antusias. Bahwasannya kebersamaan bukan saat apel dan simulasi, tetapi bila terjadi , maka ikut pula melakukan tindakan untuk memadamkan. Apalagi radar satelit peka,ada kemedul orang bakar ilaran'daun kering' ,kog asap mengepul, muncul pertanyaan & perintah 'mana sumber api,segera lacak'.

Bhabinkamtibmas Parangbatu Polsek Parengan Bripka Mahfud Priyambodo, menambahkan bahwa giat aktif berpatroli, berfotho di hutan untuk lampiran laporan,selalu memonitor , dan bila terjadi gejala kebakaran, langsung bertindak terutama dengan pihak perhutani dan masyarakat".

Polhut Parengan Selatan, Suwito, sangat dan super sangat berharap dan berdo'a kepada Allah,SWT. Supaya tidak ada Karhutla, masalahnya kalau ada kebakaran hutan..namanya polhut/mandor..seperti kitiran, ngebyok sana belum selesai ngebyok sini."pokok e awak ya 'lencu'.(Eko/Haris).

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999