07 Juli 2020 | Dilihat: 64 Kali
Masyarakat Pertanyakan Pemusnahan 11 Ton Bawang Merah Ilegal
noeh21

Masyarakat Pertanyakan Pemusnahan 11 Ton Bawang Merah Ilegal 
 
 
Bengkalis || www.mapikor-news.com – Bea Cukai Bengkalis kembali lakukan pemusnahan terhadap barang bukti tindak pidana kepabenanan di bidang impor berupa 1.155 karung bawang merah yang berat keseluruhannya sebesar 11 Ton. 
 
Pemusnahan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Bantan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Selasa (07/07/20), dengan cara di giling dan di timbun. 
 
Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Ony Ipmawan, menjelaskan barang tersebut memiliki sifat cepat membusuk sehingga harus segera ditanggulangi dan di musnahkan. 
 
“Pemusnahan ini guna mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan untuk memenuhi keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). 
 
Penyidik kemudian mengajukan permohonan pemusnahan dan telah mendapat penetapan pemusnahan dari Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Kelas II, "ungkap Ony Selasa (07/07/20).
 
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan Tim Operasi Gabungan Bea Cukai Bengkalis bersama dengan TNI-AD Kodim 0303 Bengkalis di sekitar Perairan Sungai Bukit Batu, Kecamatan bukit Batu Kabupaten Bengkalis terhadap kapal KM. Doa Amak GT 06 lada bulan Mei 2020 lalu. 
 
Diperkirakan barang tersebut bernilai lebih dari 80 juta rupiah dengan potensi kerugian lebih dari 40 juta rupiah. 
 
“Selain kerugian materil, jika barang-barang tersebut berhasil lolos dapat menimbulkan kerugian imateril seperti merusak kesehatan dan lingkungan, terancamnya stabilitas pasar dalam negeri serta timbulnya persaingan tidak sehat, "anjut Ony. 
 
Tak lupa juga, Ony menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, instansi, aparat penegak hukum dan rekan-rekan media yang telah ikut berpartisipasi dalam pemberantasan barang-barang illegal. 
 
“Kami juga mengajak untuk terus berperan aktif memberantas perbuatan melanggar hukum, khususnya penyelundupan bidang impor dan ekspor yang dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, "tutup Ony.
 
Masyarakat pertanyakan pemusnahan BB bawang yang  dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Bantan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Selasa (07/07/20), dengan cara di giling dan di timbun.
 
Pasalnya banyak kejanggalan dalam melaksanakan pemusnahan ini. Hal ini disampaikan Elvi yang dimana saat berada dilokasi Pemusnahan di TPA dimana BB bawang dimusnahkan tidak sesuai dengan tangkapan sebelumnya.
 
Kita apresiasi atas kinerja Beacukai Bengkalis dalam menyelesaikan tugas yang diembannya. Berharap institusi terkait seharusnya lebih transparans dalam melaksanakan tugas Negara, tidak main kucing kucingan, "pungkasnya kepada media, Selasa 07/07/20.(Feri) 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999