27 Mei 2020 | Dilihat: 2533 Kali
Masyarakat Desa Jangkang Beltim Kembali Mencari Solusi Masalah Dampak Kumbang Tanduk
noeh21

Masyarakat Desa Jangkang Beltim Kembali Mencari Solusi Masalah Dampak Kumbang Tanduk

Beltim | www.mapikor-news.com

Setelah sekian lama warga masyarakat desa Jangkang Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, merasakan dampak Kumbang tanduk (oryctes. Rhinoceros) yang menyerang dan mematikan pohon kelapa milik mereka dan dari beberapa tahun yang lalu, berupaya mencari solusinya, namun selalu menemui jalan buntu.

Zulman (52), seorang tokoh masyarakat dan juga mantan Kepala desa (kades) Jangkang, saat  ditemui oleh awak media Mapikor bersama Pemuda Pancasila Beltim dan TRC BPAN LAI ( Tim Reaksi Cepat Badan Pengawasan Aset Negara, Lembaga Aliansi Indonesia ) Babel di kediamannya pada Selasa (26/5/2020), menuturkan kekesalannya atas masalah dampak kumbang tanduk yang telah lama dialami oleh Zulman dan masyarakat desa Jangkang lainnya, diduga masalah kumbang tanduk ini disebabkan kegiatan Replanting yang dikerjakan oleh perkebunan kelapa sawit yang berdekatan dengan pemukiman mereka.

Menurut Zulman,masalah kumbang tanduk ini, sudah berlarut larut, dan tidak pernah terselesaikan. 

“ Sebenarnya saya sudah malas untuk menceritakan masalah ini, sudah banyak cara yang kami tempuh, baik itu pengaduan ke DPRD Beltim maupun meminta bantuan kepada beberapa LSM dan wartawan lainnya, namun tak pernah ada solusinya” Ujar Zulman.

“ Tapi sebagai orang yang dipercayakan oleh kawan kawan lain di desa Jangkang, yang juga sama sama terkena dampak kumbang tanduk ini, maka saya tak boleh berputus asa dalam menemukan titik terang , semoga dengan dibantu oleh PP dan TRC ini, bisa menuntaskan dan menyelesaikan masalah ini” lanjut Zulman.

Sementara itu Iwan Andriyansyah sebagai ketua TRC BPAN LAI wilayah Babel, menjelaskan bahwa timnya akan membantu masyarakat desa Jangkang dalam masalah ini, dengan cara membuat pengaduan langsung ke Kementerian Pertanian melalui lembaga LAI, dan meminta Kementerian Pertanian agar mengirimkan ahli agar melakukan penelitian tentang kaitan Replanting Kelapa sawit dengan Kumbang Tanduk. 

“ Kita sudah konfirmasi kepada Ketum kita di Jakarta, Bpk. Djoni Lubis, dan beliau mengarahkan, agar masyarakat dibantu dan diwakili dalam menyelesaikan masalah Kumbang tanduk ini dan Ketum kami berjanji akan bantu mengawasinya di tingkat pusat, agar masalah ini tidak menguap atau padam, seperti yang sudah sudah” Pungkas Iwan Ketua TRC BPAN LAI Babel, lebih lanjut. (Iwan Gabus)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999