27 Juli 2020 | Dilihat: 144 Kali
Kegiatan Bongkar Muat Barang Di Terminal Umum PT BAT Diduga Tidak Sesuai Peraturan Permenhub RI
noeh21

Kegiatan Bongkar Muat Barang Di Terminal Umum PT. BAT Diduga Tidak Sesuai Peraturan Permenhub RI 
 
 
Barito Utara || www.mapikor-news.com — Kepala Cabang PT. Mantap Tangguh Perkasa (MTP), H.Ajidinnor, SH mengklaim bahwa perusahaan yang dipimpinya adalah pemegang izin resmi kegiatan jasa bongkar muat barang dari dan ke kapal di pelabuhan Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalteng.
 
Terkait hal itu, Ajidinnor menggelar konferensi pers, Minggu (26/072020) pukul 10.00 WIB di Muara Teweh. Pada kesempatan itu, Ia menjelaskan kronologis carut marut perihal bongkar muat di Pelabuhan Desa Bintang Ningi II.
 
Dalam konferensi pers tersebut, Ajidinnor menyebut dan menduga bahwa kegiatan bongkar muat barang yang dilakukan oleh PT. Bukit Intan Manunggal (BIMA) di pelabuhan Bintang Ninggi II, diduga tidak sesuai peraturan Permenhub Nomor 152 tahun 2016 tentang Penyelengaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke Kapal atau ke Tongkang di Pelabuhan.
 
'"Dimana dalam kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal atau ke tongkang di pelabuhan PT. Bahtera Alam Tamiang (BAT) yang dilaksanakan oleh PT. BIMA diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," ucap Ajidinnor.
 
Menurut Ajidinnor, PT. BAT adalah perusahaan pemilik pelabuhan terminal umum di Bintang Ninggi II, dan PT. BIMA sebagai kontraktor, sedangkan  PT. BAT bergerak dibidang Konstruksi.
 
Ajidinnor menyebut,  PT. BIMA sudah melakukan kegiatan jasa bongkar muat batubara hampir puluhan tahun padahal hanya memiliki izin kontruksi.
 
"Kegiatan bongkar muat barang yang dilakukan oleh PT. BIMA. Sejak pelabuhan PT. BAT berstatus biasa hingga berstatus terminal umum. Bahkan diduga perusahaan PT. BIMA tersebut tidak memiliki izin bongkar muat yang sah atau resmi dari pihak terkait, ," tuturnya.
 
Menurut dia, seakan-akan kegiatan jasa bongkar muat barang dari dan ke kapal atau ke tongkang di pelabuhan terminal umum yang dilakukan oleh PT. BAT dan PT. BIMA itu sudah benar sesuai dengan Permenhub RI No PM 152 Tahun 2016.
 
"PT. BIMA telah sengaja memperkerjakan karyawan yang tidak mempunyai kompetensi dibidang bongkar muat, dan juga tidak memiliki sertifikat keahlian dalam bidang bongkar muat atau maritim yang artinya tidak sesuai dengan Permenhub," tegasnya.
 
Ajidinnor mengklaim bahwa PT. Mantap Tangguh Perkasa lah yang telah mengantongi izin resmi untuk jasa bongkar muat barang di pelabuhan tersebut. Namun, kenyataan di lapangan sangat berbeda.
 
Saat dikonfirmasikan oleh wartawan kepada Habibi selaku Humas PT. BAT berkaitan dengan pernyataan Ajidinnor selaku Kepala Cabang PT.Mantap Tangguh Perkasa, hingga berita ini diterbitkan pihak Humas belum memberi jawaban. (Hendrik)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999