02 Juli 2020 | Dilihat: 1307 Kali
Kades Semulut Jarang Masuk Kantor Warga Semulut Kritik Kinerjanya
noeh21

Kades Semulut Jarang Masuk Kantor Warga Semulut Kritik Kinerjanya

Bangka Barat | www.mapikor-news.com

Parittiga Warga Desa Semulut, Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, keluhkan kinerja Kepala Desa Semulut yang jarang masuk kantor tanpa alasan jelas, Rabu 01/07/2020

Menurut warga Desa semulut inisial "BJ" kepala desa Semulut jarang masuk kantor sehingga seluruh pekerjaan Kades di kerjakan oleh sekretaris desa (Sekdes).

BJ menambahkan, jika ada warga yang mengurus suatu berkas yang harus ditandatangani oleh kades, maka warga tadi harus mendatangi kediaman Pak Kades yang berada di jauh Desa Kampak, Kecamatan Jebus, hal ini menjadi salah satu keluhan warga desa semulut.

BJ menambahkan, tiga bulan terahir ini dirinya melihat hanya 7 kali Kades masuk kantor, selain itu dia tak perna lihat kades ngantor, BJ mengatakan bahwa Kades semulut tersebut tinggal di  Desa Kampak, kecamatan Jebus sehingga jaraknya jauh dari kantor Desa Semulut kecamatan Parittiga.

Sementara Kepala Desa Semulut, beberapa kali dihubungi awak media via whatsApp untuk konfirmasi hal ini, namun belum memberikan respon sama sekali.

Camat Parittiga, Madirisa SP.d, ketika di hubungi via handphone membenarkan prihal keluhan warga desa semulut tersebut, bahkan Pak Camat mengatakan bahwa laporan prihal kades jarang ngantor itu sudah ditangani oleh dinas terkait.

Camat mengatakan sebelumny tim Dinsos sudah turun ke Desa Semulut untuk mengkroscek laporan warga tadi, selanjutnya pak Kades sudah dipanggil oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka barat pada tgl 16 juni 2020 lalu, hal ini dijelaskannya untuk dimintai keterangan sehubungan adanya laporan masyarakat tersebut, salah satunya perihal Pak Kades jarang masuk Kantor.

Kemudian, lanjut Camat, atas laporan warga tersebut, camat besrta kasi pemerintahan dan kasi Pemdes dipanggil ke kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan masyarakat dan Desa pada tgl 18 juni 2020 lalu untuk memberikan keterangan sehubungan laporan masyarakat itu dan hasilnya masih menunggu pihak dinas terkait sesuai permendagri. 

Dalam hal ini, Pak camat Parittiga, Madirisa SP.d, hanya menghimbau kpd masyarakat untuk bersabar dan tetap mempercayakan mekanismenya kepada dinas terkait.

"Warga dihimbau agar bersabar dan mempercayakan mekanismenya ke dinas terkait" ujar Pak Camat.

Perihal kades yang diduga bermasalah, menurut Camat itu sudah di atur dalam Permendagri nomor 66 thn 2017 ttg pengangkatan dan pemberhentian kades 

"Pihak kecamatan tidak tahu persis alasan Kades Desa Semulut sehingga jarang masuk kantor" papar Madirisa SP.d

Mengenai sanksi, Camat Parittiga mengatakan hal itu merupakan wewenang dinas terkait.(Rikky Fermana/Remran)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999