27 Mei 2020 | Dilihat: 159 Kali
Hasil Swab 1(satu) Warga Positif Corona,Kab. SBB Masuk Zona Merah.
noeh21

Hasil Swab 1 (satu) Warga Positif Corona,Kab. SBB Masuk Zona Merah.

Maluku | www.mapikor-news.com

Piru : Data Gugus Tim Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Provinsi Maluku beberapa hari yang lalu,maka Kab.Seram Bagian Barat (SBB) kembali masuk Sona Merah setelah satu orang dinyatakan positif corona berdasarkan hasil Swab yang keluar. 

Warga SBB yang berinisial RA merupakan anggota TNI Aktif dinyatakan terjangkit virus corona sesuai hasil PCR (Swab) yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Provinsi Maluku 26 Mei 2020.

Dalam konfrensi pers oleh Tim GTPP Covid-19 Kab.Seram Bagian Barat kepada pers menyampaikan bahwa Kab.SBB telah masuk kembali Sona Merah berdasarkan Hasil tes PCR (Swab) yang dikeluarkan Tim Gugus Covid-19 Provinai Maluku kepada salah satu warga SBB yang berinisial RA,dan juga hasil Rapid Tes Reaktif kepada salah satu warga.kecamatan Huamual Belakang (waesala).

RA adalah anggota TNI Aktif yang baru selesai pendidikan di Markas Pelatihan TNI Suli,pulang ke kampung karena libur hari lebaran.

"Yang bersangkutan adalah warga Dusun Pelita jaya Desa Ety, yang baru saja mengikuti pendidikan di Suli dan pulang kampung karena hari libur lebaran,hal ini disampaiakn oleh DR. J.Tapang dalam konfrensi Pers,rabu 27 Mei 2020 di Piru.

Lanjut Tapang,RA diketahui reaktif berdasarkan hasil Rapid Tes yang dilakukan terhadap 75 anggota Koramil Piru dan semuanya Negatif kecuali RA yang Reaktif.

Tapang nenjelaskan bahwa yang bersangkutan datang ke piru tanggal 19 Mei 2020,dan datang ke Koramil Piru 20 Mei 2020 untuk lapor ke Danramil Piru, pada saat bersamaan Dinas Kesehatan SBB sedang melakukan Rapid Tes kepada Anggota Koramil yang melakukan tugas GTPP pada Kecamatan. Dari semua anggota koramil piru yang di Rapid Tes semuanya Hasil Negatif. RA ini namanya tidak ada dalam anggota yang di Rapid Tes,namun pada saat yang bersangkutan datang dia sementara batuk dan flu, ketika ditanya yang bersangkutan mengaku baru dari Ambon,makanya langsung saja kita lakukan rapid tes kepada.yang bersangkutan dan hasilnya reaktif. Jelas Tapang.

Dari hasil rapid tes tersebut maka RA langsung kita isolasi di RSU Piru hari itu.  Kita tes PCR (Swab) hari Kamis 21 Mei 2020, kemudian RA kita pindahkan ke rumah susun (rusun ) Pemda SBB.

Setelah di tempatkan dirusun, empat hari kemudian hasil Swab RA sudah keluar kemari Selasa 25/05 pukul jam enam sore, dan hasil yang kita dapatkan bahwa RA positif Virus Corona,kata Tapang.

Ketika mengetahui bahwa RA positif corona maka,RA kita pindahkan kembali ke RSU piru untuk dirawat dan diberi obat anti virus serta untuk dicek perkembangannya setiap hari.

"Karena kalau di rusun itu susah untuk penanganan dokter setiap hari,sebab RA harus ditangani oleh dokter Ahli. Itu alasannya kenapa RA kita kembalikan ke RSU piru,jelas Tapang.

Terkait dengan satu warga asal Waesala kecamatan Huamual Belakang,yang hasil Rapid tesnya reaktif, Tim kesehatan sudah menjemputnya untuk di isolasi.

Warga Waesala yang kita jemput untuk di isolasi diketahui adalah warga yang berjualan di pasar Batu Merah kota Ambon,karena mengalami batuk dan juga berasal dari Wilayah Sona Merah sehingga Puskesmas Waesala langsung lakukan rapid tes dan hasilnya reaktif. Ketika kami mendapatkan laporan dari puskesmas waesala maka kami langsung menjemput pasien bersangkutan untuk di isolasi.bebernya.

Lanjut Tapang, saat ini RSU.piru sedang menunggu alat untuk melakukan PCR (Swab) kepada warga waesala tersebut.

Tapang mengharapkan kepada masyarakat SBB untuk harus jujur apabila baru datang dari wilayah Sona Merah sehingga dapat dikarantinakan oleh tim Gugus,imbaunya.I (Bobby)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999