26 April 2020 | Dilihat: 392 Kali
Diduga Tambang Rajuk Ilegal Perairan Pantai Sampur Di Dusun Kebintik Kembali Beroperasi saat Wabah Virus Corona - 19
noeh21

Diduga Tambang Rajuk Ilegal  Perairan Pantai Sampur Di Dusun Kebintik Kembali Beroperasi saat Wabah Virus Corona - 19 

KEBINTIK  KABUPATEN BANGKA TENGAH - www.mapikor-news.com


Penambangan TI Rajuk diduga ilegal kini kembali beraktifitas  dikawasan bibir  Pantai Sampur di Dusun Kebintik Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.
 

Saat ini terlihat  puluhan TI Rajuk kawasan bibir pantai Sampur, dengan puluhan ponton alat TI rajuk, itulah informasi yang digali menurut pengakuan penjual makanan yang ada di sekitar daerah tersebut.

Para penambang TI Rajuk dari  Dusun Kebintik kabupaten Bangka Tengah, salah satunya diantara penjual ikan keliling yang sering melintas diareal pantai tersebut ( untuk nama tidak dapat dipublikasikan )  yang saat ini dilakukan penambangan liar yang dari daerah Kebintik sendiri karena sepengetahuan mereka penambang saat ini tidak bisa untuk mencukupi kehidupan rumah tangga ( Redaksi ) akan tetapi penambang sendiri suda lama sekali dalam kegiatan aktifitas timah rajuk.

Diketahui, para penambang memulai kegiatannya dari pukul 08.00 sampai dengan 17.30 wib, untuk pendapatan tidak sama ada yang 5 kg , 6 Kg , 10 kg dengan harga timah yang bagus Rp.60.000 harga yag kurang bagus Rp.40.000 dan hasilnya dijual bebas. 

Dalam situasi seperti ini masih banyak yang tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah tentang wabah virus Covid 19, sehingga untuk memutus mata rantai saat ini masih belum bisa berjalan dengan baik, para penambang pun merasa santai santai saja seolah olah tidak tahu tentang bahaya virus corona , diharapkan untuk kedepan kegiatan yang bergerombol orang banyak agar dapat di hindari dan para penambang pun tidak merasa peduli akan bahaya saat ini wabah virus corona 19. (Ahmat Aryandi)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999