02 Juni 2020 | Dilihat: 348 Kali
Diduga Oknum Polri Hilang Berkas Penetapan DPO, Ini Kata Kapolsek Kompol Hendrik
noeh21

Diduga Oknum Polri Hilangkan Berkas Penetapan DPO, Ini Kata Kapolsek Kompol Hendrik
 
 
Bengkalis || www.mapikor-news.com — Salah satu oknum Kades diduga keterlibatan jaringan narkoba dan sudah dinyatakan DPO oleh Polsek Bukit Batu yang berinisial MK.
 
Oknum MK yang kini menjabat sebagai Kepala Desa di Kecamatan Bandar laksamana Kabupaten Bengkalis, Riau.
 
Pasalnya oknum berinisial MK yang sebelum dilantik sebagai Kades oleh Bupati Amril Mukminin di lapangan bola kaki desa Api-api, Rabu 18 Desember 2019 lalu. Mk yang di gadang-gadangkan di duga adanya keterlibatan jaringan narkotika jenis sabu-sabu.
 
Berdasarkan hasil putusan PN Bdngkalis pada persidangan 2 tersangka yang mengatakan barang haram didapat dari oknum MK. 
 
Namun sangat disayangkan jajaran Polsek Bukit Batu melakukan kesengajaan telah menghilangkan berkas penetapan DPO a/n MK. Dimana penetapan  DPO tersebut sebelum MK dilantik mejadi kades.
 
Dugaan adanya keterlibatan MK dengan jaringan narkotika hal ini disampaikan Tamrin (41) warga Kecamatan Bandar laksamana, membenarkan bahwa oknum kades MK pernah ditetapkan sebagai DPO oleh Polsek Bukit batu sekitar tahun 2012 lalu.
 
Namun sangat disayangkan salah satu oknum di jajaran Polsek Bukit Batu berinisial As menghilangkan berkas DPO a/n MK, "ucap Tamrin kepada awak media, Senin 01 Juni 2020.
 
Dimana di akhir tahun 2019 lalu MK meminta pengutusan untuk maju pada pilkades tahun 2019 yag langsung dilantik mantan Bupati Bengkalis Amril mukminin di lapangan bola kaki desa Api-api, Rabu, 18 Desember 2019, "bebernya.
 
Hal senada disampaikan Darwis Ak, mengatakan membenarkan MK pernah dinyatakan DPO oleh Polsek Bukit Batu
 
"Surat penetapan DPO Tahun 2012 atas keterlibatan narkoba jenis Sabu-sabu  a/n MK yang ditanda tangani Kapolsek Bukit Batu Kompol Drs Eduar, "sebut Darwis.
 
Lanjutnya, mengenai berkas penetapan DPO oknum MK saat sekarang berkas di Polsek Bukit Batu sudah hilang. "Lebih jelasnya  langsung ke Oknum Polsek AS, karena Oknum As yang mengeluarkan SKCK oknum MK, "tutup Darwis kepada media Selasa, 02 Juni 2020.
 
Sàat dikomfirmasi Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik S mengatakan,
Kejadiannya beberapa tahun yang lalu, pelaku yang di tangkap telah menjalani Vonis dan hukuman . 
 
Kemudian penyidik baru-baru ini telah konfrontir mereka. Namun pelaku itu menyatakan oknum MK tidak ikut. Dan saksi lain tidak ada yang melihat pak. Terima kasih., " sebut Kapolsek.
 
Ditanyakan pihak Polsek kenapa tidak mengeluarkan SP3 nya? "Kekantor  saja pak, "pungkas Kapolsek Kompol Hendrik melalui WhatsApp, Selasa 02/06/2020.(Feri) 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999