03 Agustus 2020 | Dilihat: 924 Kali
Diduga Beroperasi Diluar Titik Koordinat IUP, KIP Timah Milik Mitra Pemda Kandas Di Pantai Rambak Sungailiat
noeh21

Diduga Beroperasi Diluar Titik Koordinat IUP, KIP Timah Milik Mitra Pemda Kandas Di Pantai Rambak Sungailiat

Bangka Belitung - www.mapikor-news.com

Sudah sepekan Kapal isap produksi (KIP) timah terdampar alias kandas di perairan pantai Rambak Sungailiat Kabupaten Bangka. Dan belum ada kejelasan  KIP timah tersebut  akan ditarik kembali akoordinat awal kapal itu beroperasi atau ke Dok/galangan kapal.
 

Kapal Isap Produk timah yang disebut KIP timah itu merupakan kapal untuk mengisap atau mengeksploitasi pasir timah yang ada  di perairan laut.

Keberadaan KIP Timah yang kandas tersebut tentu meresahkan dan membahayakan  masyarakat nelayan sekitarnya yang melalui di perairan pantai Rambak Sungailiat.

" Entah kapan kapal isap tu ditarik ke tengah, kami lah ringem (risih-red) adanya kapal isap dipinggir pantai ini, kalau lama dibiarkan takut membahayakan nelayan dan masyarakat yang menikmati pantai wisata Rambak ini." Kata Zul (38) salah satu  warga Sungailiat, Senin (3/08/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jurnalis Babel yang tergabung dalam Forum Organisasi Pers Bangka Belitung Bersatu (FOPBBB), KIP Timah itu bukanlah milik mitra/rekanan PT Timah Tbk, akan tetapi KIP timah tersebut milik mitra Pemerintah daerah (Pemda).

Diketahui KIP timah yang kandas di perairan pantai Rambak Sungailiat tersebut beroperasi atau melakukan exploitasi penambangan di wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) Pemerintah daerah (Pemda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dan KIP timah itu diketahui masyarakat dinamai 'Lembawai', milik seorang pengusaha tambang ternama di Bangka Belitung HL.

Untuk mengetahui kronologis kandasnya KIP timah milik grup HL, jurnalis Babel mencoba menghubungi AB salah satu pengurus KIP Lembawai namun sayangnya AB ketika dikonfirmasi enggan untuk menceritakan bagaimana kandasnya KIP timah tersebut. Malah AB menjawab dalam waktu dekat akan ditarik ke galangan kapal/dok.

" 1 atau 2 hari lagi diberangkatkan ke dok," jawab AB singkat melalui pesan WA (WhatsApp-red) pukul 20.50 Wib, Sabtu (1/08/2020).
 

Sementara itu berdasarkan narasumber Jurnalis Babel yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan diduga KIP timah kandas dikarenakan saat melakukan produksi exploitasi timah terlalu ke pinggir sepadan pantai Rambak dan beroperasi di luar titik koordinat IUPnya. (Rikky Fermana)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999