04 Juni 2020 | Dilihat: 354 Kali
Diduga Bangunan Fiktif,HPMS Desak Penegak Hukum Adili Pihak Terkait
noeh21

Diduga Bangunan Fiktif, HPMS Desak Penegak Hukum Adili Pihak Terkait
 
 
Kepulauan Sula || www.mapikor-news.com — Pembangunan Fasilitas Pendukung Kawasan Swering di Desa Mangon Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) diduga fiktif, kenapa tidak. Bangunan Tahun 2019 itu sampai saat ini belum di selesaikan.
 
Ketua HPMS Cabang Ternate Armin Soamole mengatakan bahwa Pembangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nama pekerjaan Pembangunan Fasilitas Pendukung Kawasan Swering Mangon sesuai Nomor Kontrak: 910.916/641/38.CK/DPUPRPK-KS/VI/2019 dengan Nilai Kontrak Rp. 1.453.078.069., Tahun Anggaran 2019 memiliki waktu selama 180 hari kelender yang dikerjakan oleh CV. Permata Membangun itu diduga Fiktif. 
 
Kenapa tidak, bangunan dengan nilai satu milyar lebih yang di anggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Sula itu sudah harusnya selesai di Tahun 2019. Target tersebut ternyata tidak diindahkan pihak terkait sehingga pekerjaan sampai tahun 2020 juga belum selesai, Ungkap Armin kepada media ini, Rabu (04/06/20). 
 
Armin Soamole yang juga Kuasa Hukum Malut itu menduga ada indikasi Korupsi Anggaran Pembangunan kawasan pendukung suwering Desa Mangon, sehingga itu. Dia meminta pihak Penegak Hukum yakni Polres dan Kejari Kepsul agar segera memanggil pihak terkait yakni, Kepala Dinas PUPR dan Kabid Cipta Karya PUPR Pemkab Kepsul serta pihak ketiga sebagai Kontraktor untuk diperiksa secara hukum. Tutup Armin. (Sam)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan H.Ten No.47
Rawasari Jakarta Timur 13220  Jakarta Pusat
Telp. /Fax: 021 - 99999999