Home / Daerah / Dugaan Rekayasa Selisih Penyimpangan Laporan Keuangan Kabupaten Boalemo Sejumlah Rp. 1.511.742.657.80.-

Dugaan Rekayasa Selisih Penyimpangan Laporan Keuangan Kabupaten Boalemo Sejumlah Rp. 1.511.742.657.80.-

Dugaan Rekayasa Selisih Penyimpangan Laporan Keuangan Kabupaten Boalemo Sejumlah Rp. 1.511.742.657.80.-

Jakarta | www.mapikor-news.com

Mengacu kepada laporan tim ahli pemantau laporan keuangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi bahwa adanya dugaan Selisih Penyimpangan Laporan Keuangan pada Laporan Hasil Pemeriksaan  LHP Kabupaten Boalemo Tahun Buku 2019 oleh Badan Pemeriksa Keuangan BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo Nomor: LHP No.01.A/HP/ XIX.GOR/06/2020 tertanggal 3 Juni 2020. Temuan selisih senyimpangan laporan keuangan negara tersebut sebesar  Rp. 1.511.742.657.80.- (Satu milliar lima ratus sebelas juta tujuh ratus empat puluh dua ribu enam ratus lima puluh tujuh rupiah delapan puluh sen).

Menerima laporan tersebut redaksi media Mapikor sesuai ketentuan Undang Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Etika Jurnalis redaksi telah melayangkan surat nomor:  010/PU-PR/Konf-Klaf/I/2021, tertanggal 15 Maret 2021, perihal Konfirmasi untuk meminta Klarifikasi kepada Plt Bupati Kabupaten Boalemo, Anas Yusuf, dengan tujuan agar berita yang dipublikasikan Akurat dan Akuntabel, akan tetapi sampai dengan berita ini dipublikasikan belum ada klarifikasi dari pihak Kabupaten Boalemo.

Berdasarkan laporan yang diterima bahwa terjadinya selisih penyimpangan laporan keuangan dikarenakan terjadinya Selisih atau Perbedaan antara pos-pos dalam laporan keuangan dengan catatan atau penjelasan dari laporan keuangan tersebut.

Pos-pos tersebut dapat terdiri dari :

  1. Pos-pos yang disajikan di Neraca dengan Catatan Laporan Keuangan
  2. Pos-pos yang disajikan di Neraca yang terkait dengan Pembeban Biaya pada Catatan Laporan Operasional

Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk tahun 2019 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Gorontalo dengan Nomor LHP No.01.A/HP /XIX.GOR/06/2020 tertanggal 3 Juni 2020 hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK Perwakilan Gorontalo tersebut terdapat Selisih (Penyimpangan) Laporan Keuangan sebesar Rp.1.511.742.657.00 (Satu milliar lima ratus sebelas juta tujuh ratus empat puluh dua ribu enam ratus lima puluh tujuh rupiah delapan puluh sen).

Selisih penyimpangan laporan keuangan terletak pada :

  1. Selisih Penyisihan Piutang sebesar                                                    Rp.                  84.500.00.-
  2. Selisih Beban Penyusutan/Amortisasi sebesar                             Rp. 1.511.742.657.80.-

Jumlah  Selisih  Penyimpangan Laporan Keungan                             Rp. 1.511.742.657.80.-

Selain itu Selisih (Penyimpangan) juga ditemukan pada :

Selisih  Penyertaan  Modal  Pemerintah Daerah sebesar Rp.2.213.488.436.68.-(Dua milliar dua ratus tiga belas juta empat ratus delapan puluh delapan ribu empat ratus tiga puluh enam rupiah enam puluh delapan sen)

Sebagaimana dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Provinsi Gorontalo, bahwa tanggung jawab BPK adalah untuk menyatakan suatu Opini atas laporan hasil Audit berdasarkan laporan keuangan yang diterima, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian secara wajar laporan keuangan tersebut jika laporan tersebut disetujui dan ditandatangani oleh Bupati diatas materai maka Tanggungjawab hasil laporan keuangan tersebut berada dipundak Bupati sebagai Kepala Daerah.

(Redaksi)

About zidh07

Check Also

Wakil Bupati Merangin Ultimatum PKL Angkat Gerobak dari Badan Jalan Pasar Bawah Dalam Waktu Tiga Hari

Bangko-Jambi | mapikor-news.com — Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri, telah memberi waktu selama tiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *