Home / Daerah / Polda Sulsel Hentikan Penambangan Ilegal Di Lingkungan Nipa-Nipa Manggala

Polda Sulsel Hentikan Penambangan Ilegal Di Lingkungan Nipa-Nipa Manggala

Makassar | www.mapikor-news.com — Proses penambangan galian C yang berlangsung sekitar bulan Agustus 2020 lalu di lingkungan Nipa-Nipa Kecamatan Manggala Kota Makassar tepatnya di depan Kampus STIBA Makassar akhirnya berhasil dihentikan dan di bubarkan Penyidik Kriminal Khusus Unit IV Polda Sulsel.

Tim Penyidik Unit IV Kriminal Khusus (Rimsus) Polda Sulsel yang di pimpin Kompol Darma yang didampingi penyidik Ilyas senin, 22 Maret 2021 langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan Nipa-Nipa dan langsung menghentikan dan menutup kegiatan aktifitas penambangan galian illegal.

Aktifitas penambangan yang diduga di koordinir Adnan dan kawan-kawan yang selama ini meresahkan masyarakat terutama pemilik lahan Hidayat.Polisi akhirnya berhasil menyita barang bukti berupa eskavator/alat berat serta delapan armada truk yang kini sudah di amankan di Markas Polda Sulsel.

Penasehat Hukum pemilik lahan H.Djamaluddin AS, SH dan Direktur DPP Lemkira A.Rizal Noma kepada media ini mengungkapkan bahwa, aktifitas penambangan ilegal telah merugikan pemilik lahan termasuk masyarakat sekitar sebab, akan mengancam pemukiman penduduk, dan berdampak pada kerusakan lingkungan, karena itu tidak ada alasan kegiatan tersebut di biarkan berlarut-larut dan kami bersyukur dan berterima kasih kepada Polda Sulsel yang telah menghentikan penambangan ilegal tersebut.

Bahkan H.Djamaluddin AS, SH dan A.Rizal Noma meminta kepada pihak penegak hukum agar para pelaku beserta kawan-kawan agar di proses hukum sesuai hukum yang berlaku sehingga ada efek jera.Kami ingin agar semua yang terlibat dalam kegiatan penambangan illegal agar di proses hukum, ujar H.Djamaluddin AS, SH.(Rizal)

About admin

Check Also

Wakil Bupati Merangin Ultimatum PKL Angkat Gerobak dari Badan Jalan Pasar Bawah Dalam Waktu Tiga Hari

Bangko-Jambi | mapikor-news.com — Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri, telah memberi waktu selama tiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *