Home / Daerah / Tahanan Polda Babel Diduga Dianiaya Oleh Oknum Anggota Polda Pihak Keluarga Datangi Propam Paminal Polda Babel

Tahanan Polda Babel Diduga Dianiaya Oleh Oknum Anggota Polda Pihak Keluarga Datangi Propam Paminal Polda Babel

Tahanan Polda Babel Diduga Dianiaya Oleh Oknum Anggota Polda Pihak Keluarga Datangi Propam Paminal Polda Babel

Pangkalpinang | www.mapikor-news.com

Sekira pukul 12.30 Wib Paralegal Lembaga Bantuan Hukum Eddy Murdiyono 80 (LBH EM 80) Rikky Fermana S.IP., C.Me mendatangi Propam dan Paminal Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Kep Babel) guna medampingi warga kampung Sunda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Halimah (46) dan Anita (26), Rabu (10/03/2021).

Kedatangan kedua perempuan yang didampingi dari paralegal pimpinan Brigjen Pol (P) Drs H Eddy Murdiyono SH MH tersebut ke Propam Paminal Polda Kep Babel melaporkan oknum anggota Polda Kep Babel petugas piket penjagaan tahanan Polda Kep Babel dalam perkara kasus pidana umum maupun pidana khusus dalam proses sidik sebelum dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel) sebagai institusi hukum yang mempunyai kewenangan untuk melakukan penuntut hukum.

Diketahui, Halimah istri dari Buditon (45) warga kampung Sunda, dan Anita istri dari Midi (45) warga minggkampung Sunda Bawah, Belinyu Kabupaten Bangka. Buditon dan Midi ditangkap dan ditahan oleh pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung disangkakan lantaran menambang timah Ti (tambang Inkonvesional) jenis ponton Ti Selam diperairan laut Batu Dinding Teluk Keramat Belinyu.

Kedua warga Belinyu ini sudah dititipkan di ruang tahanan Polda Kep Babel kurang lebih hampir tiga pekan/minggu, namun berdasarkan keterangan dari istri dan keluarga Buditon dan Midi selama ditahan di ruang tahanan Mapolda Kep Babel, kerapkali kedua tahanan (korban) ini diperlakukan tidak manusiawi atau dipukul oleh By oknum anggota Polda Kep Babel yang piket dipenjagaan tahanan Polda Kep Babel, bahkan salah satunya sempat mengalami pendarahan dihidung dan luka lebam dibagian dada.

Selain itu, By oknum anggota polisi sering kali meminta sejumlah uang kepada Budi dan Midi korban kekerasan didalam tahanan Mapolda, jika korban tidak memberikan sejumlah uang kepada By tak ayal akan terus dipukuli saat By piket.

Sehingga keluargapun korban, melalui istri dan kakak perempuan korban sempat beberapa kali mentransferkan sejumlah uang kepada By dengan nama penerima rekening bank yang berbeda.

Bukan Budi dan Midi saja yang menjadi korban kekerasan By akan tetapi tahanan yang lain juga tak luput mendapatkan kekerasan dan kebrutalan saat By piket/bertugas, bahkan ada tahanan yang ada didalam ruang tahanan terus jika melihat By mengalami thruma psyikis/ketakutan luar biasa (gemetaran) dan histeris.

Pantauan Pers Babel, saat ini istri dan keluarga korban sudah berada dilantai 2 ruang tunggu Paminal Polda Kep Babel dan lagi menunggu petugas Paminal Polda Kep Babel untuk diminta keterangan, dan petugas Paminal Polda Kep Babel yang akan melakukan pemeriksaan terhadap istri dan keluarganya diketahui sedang telekonferensi dengan Mabes Polri. (Red)

About admin

Check Also

Wakil Bupati Merangin Ultimatum PKL Angkat Gerobak dari Badan Jalan Pasar Bawah Dalam Waktu Tiga Hari

Bangko-Jambi | mapikor-news.com — Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri, telah memberi waktu selama tiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *