Home / Daerah / Rekayasa Laporan Keuangan Fiktif “Dirut PT. Patra Drilling Contractor Bisa Dipenjara”

Rekayasa Laporan Keuangan Fiktif “Dirut PT. Patra Drilling Contractor Bisa Dipenjara”

Rekayasa Laporan Keuangan Fiktif “Dirut PT. Patra Drilling Contractor Bisa Dipenjara”

Jakarta – www.mapikor-news.com

Pembohongan Publik melalui Rekayasa Laporan Keuangan yang dilakukan Direksi PT. Patra Drilling Contractor merupakan perbuatan Pembohongan Publik, selain dilarang dalam Undang Undang ITE juga terdapat sanksi Pidananya yang diatur dalam Pasal 45 ayat (4) UU ITE, perbuatan rekayasa laporan keuangan dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri dan atau kelompok (orang lain) yang dapat merugikan Keuangan Negara atau Perekonomian Negara akan dikenakan sangsi Penjara paling cepat 4 tahun dan paling lama 20 tahun sesuai ketentuan UU No. 31 Tahun 1999.

Teddyanus Rozarius, Direktur Utama PT. Patra Drilling Contractor

Laporan Keuangan PT. Patra Drilling Contractor untuk tahun 2019 yang telah di Audit Publik “EY” Purwantono Sungkoro dan Surya dengan laporan No. 00217/2.1032/AU.1/02/0702-5/1/III/2020 tertanggal 5 Maret 2019, telah Direkayasa oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, laporan tersebut jika dilihat oleh yang bukan ahli Akuntansi, terlihat laporan keuangan tersebut disajikan  secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasioan PT. Patra Drilling Contractor tanggal 31 Desember 2019 serta kinerja keungan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan standar akuntan keuangan di Indonesia.

Setelah ditelaah Tim Ahli ditemukan adanya Penyelewengan atau Rekayasa Keuangan untuk kepentingan Pribadi maupun Kelompok atau orang lain seperti yang ditemukan pada laporan keuangan bahwa PT. Patra Drilling Contractor berhutang kepada Pemegang Saham sebesar Rp.26.000.000.000.- akan tetapi Pada laporan Arus Kas Tahun 2019, terdapat pembayaran utang kepada Pemegang saham yang telah Markup sebesar Rp.46.643.000.000.- sehingga terjadi selisih Pengeluaran Kas sebesar sebesar Rp.20.643.000.000.- selain itu pada laporan Arus Kas terdapat pengeluaran untuk pembayaran Bunga Pinjaman kepada Pemegang Saham sebesar Rp.1.993.000.000.-

Setelah dilihat pada laporan keuangan PT. PDSI sebagai pemegang saham 99,96% dari PT. Patra Drilling Contractor ternyata tidak ada laporan keuangan yang menyatakan menerima pembayaran pinjaman sejumlah tersebut diatas, begitu juga dengan pembayaran Bunga Pinjaman seperti yang disebutkan, sehingga jelas bahwa laporan keuangan terkait pembayaran pinjaman dan bunga pinjaman kepada pemegang saham adalah Fiktif, sementara Direksi PT. Patra Drilling Contractor menyatakan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT. Patra Drilling Contractor, dan Direksi juga bertanggung jawab atas system pengendalian internal PT. Patra Dralling Contractor, sehingga Surat Pernyataan Pertanggungjawaban tersebut ditandatangani diatas Materai Rp.6.000, tertanggal 5 Maret 2020, oleh Teddyanus Rozarius selaku Direktur Utama dan Jusup Budiarto selaku Direktur Operasi dan Marketing.

Kantor

Para Pemegang Saham PT. Patra Drilling Contractor Sesuai Dengan Catatan Laporan Keuangan 17, adalah PT. PDSI sebesar 99.96 % atau sebesar (Dalam Jutaan Rupiah) Rp.15.744.- atau sebesar Rp.15.744.000.000.- dan PT. Pertamina Hulu Energi sebesar 0.04 % atau sebesar (Dalam Jutaan Rupiah) Rp.6 atau sebesar Rp.6.000.000.- Pada Laporan Keuangan PDSI dan PT. Pertamina Hulu Negeri Per 31 Desember 2018, Tidak Ada Pengakuan Piutang kepada Anak Perusahaan PT. Patra Drilling Contraktor (PDC) sebesar sebesar Rp.26.000.000.000.-

Dengan demikian jelas bahwa telah terjadi Rekayasa atau Pembohongan laporan keuangan oleh Direksi PT. Patra Drilling Contractor sehingga bisa dikenakan sangsi berupa Pasal 45 ayat (4) UU ITE, perbuatan rekayasa laporan keuangan dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri dan atau kelompok (orang lain) yang dapat merugikan Keuangan Negara atau Perekonomian Negara akan dikenakan sangsi Penjara paling cepat 4 tahun dan paling lama 20 tahun sesuai ketentuan UU No. 31 Tahun 1999. (Redaksi)

About zidh07

Check Also

Tiga Pilar Desa Kecamatan Biru Biru Buka Puasa Bersama

Tiga Pilar Desa Kecamatan Biru Biru Buka Puasa Bersama BIRU BIRU | www.mapikor-news.com Tiga Pilar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *