Home / Nasional / Korupsi Pemerintah Kota Tidore Sebesar 9 Milliar Lebih Harus Diusut Tuntas

Korupsi Pemerintah Kota Tidore Sebesar 9 Milliar Lebih Harus Diusut Tuntas

Korupsi Pemerintah Kota Tidore Sebesar  9 Milliar Lebih Harus Diusut Tuntas

Jakarta | www.mapikor-news.com

Korupsi Anggaran APBD Tahun 2019, pada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sebesar 9 Milliar lebih oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab harus segera dituntaskan, Walikota dan Wakil Walikota sampai saat ini tidak pernah menanggapi baik Surat Konfirmasi maupun Publikasi Pemberitaan sesuai dengan laporan yang diterima media Mapikor dari Tim Pemantau Laporan Keuangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi IIK.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya terkait temuan penyimpangan keuangan Kota Tidore tahun anggaran 2019, sebesar 9 miliar lebih, Walikota dan Wakil Walikota Tidore hanya bersikap diam seribu bahasa, hal ini telah menimbulkan prediksi yang negative terkait sikap orang nomor satu dan dua dikota Tidore tersebut.

Sikap diam terkait rekayasa laporan keuangan Kota Tidore sehingga merugikan Negara 9 milliar lebih, memancing banyak tanggapan Negativ yang masuk ke Redaksi media Mapikor baik melalui saluran WhatsUp, maupun Facebook, bahkan ada yang meminta agar Tim Pemantau Laporan Keuangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi untuk segera laporkan temuan tersebut ke KPK, agar segera kasus korupsi ini Diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menurut keterangan salah seorang dari tim pemantau laporan keuangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi, bahwa diamnya kedua orang tersebut karena takut, sebab jika ditanggapi dan masalah ini menjadi ramai dan viral maka kebobrokan terkait pengelolaan anggara APBD Kota Tidore akan terbongkar.

Seperti yang sudah diberitakan bahwa hasil pemeriksaan APBD Kota Tidore, ditemukan selisih  perbandingan beban penyisihan piutang dan penyusutan atau beban Amortisasi antara Mutasi di Neraca dengan yang dilaporkan pada laporan Operasional per 31 Desember 2019 sebesar Rp.1.959.759.789,-

Selain temuan diatas ditemukan juga adanya penyelewengan keuangan yang merugikan Negara sebesar Rp.7.137.305.392.- pada Saldo Kas dan Setara Kas, untuk periode yang berakhir sampai 31 Desember 2019, sehingga jika diakumulasi maka total kerugian Negara mencapai 9 milliar lebih.

Tim Pemantau LHP Keuangan Negara Evert Nunuhitu mengatakan bahwa kerugian Negara yang diakibatkan oleh Oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, harus diberi efek jera terkait perbuatannya, oleh sebab itu kerugian negara ini harus diusut tuntas oleh KPK, kami dalam waktu dekat ini akan segera melaporkan temuan ini kepada KPK tutur Evert Nunuhitu.

(Redaksi)  

About admin

Check Also

Jika Permohonan Uji Materi Diabaikan BPK RI Maka :

Jika Permohonan Uji Materi Diabaikan BPK RI Maka : “Tim Pemantau Laporan Keuangan LSM Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *