Home / Nasional / PT. Patra Drilling Contractor Cucunya dari PT. Pertamina (Persero) Korupsi Hingga 30 Milliar Lebih

PT. Patra Drilling Contractor Cucunya dari PT. Pertamina (Persero) Korupsi Hingga 30 Milliar Lebih

Print

PT. Patra Drilling Contractor Cucunya dari PT. Pertamina (Persero) Korupsi Hingga 30 Milliar Lebih

Jakarta – www.mapikor-news.com

Laporan Keuangan PT. Patra Drilling Contractor untuk tahun 2019 yang telah di Audit Publik “EY” Purwantono Sungkoro dan Surya dengan laporan No. 00217/2.1032/AU.1/02/0702-5/1/III/2020 tertanggal 5 Maret 2019, telah Direkayasa loknum oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga aporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasioan PT. Patra Drilling Contractor tanggal 31 Desember 2019 serta kinerja keungan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan standar akuntan keuangan di Indonesia.

Berkenaan dengan Penyajian Laporan Keuangan tersebut, Direksi PT. Patra Drilling Contractor menyatakan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT. Patra Drilling Contractor, dalam laporan keuangan PT. Patra Drilling Contraktor telah dimuat secara lengkap dan benar, laporan keuangan PT. Patra Dralling Contraktor tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material dan Direksi bertanggung jawab atas system pengendalian internal PT. Patra Dralling Contractor, sehingga Surat Pernyataan Pertanggungjawaban tersebut ditandatangani diatas Materai Rp.6.000, tertanggal 5 Maret 2020, oleh Teddyanus Rozarius selaku Direktur Utama dan Jusup Budiarto selaku Direktur Operasi dan Marketing.

Dalam laporan yang terlihat wajar tersebut oleh Tim Pemantau Laporan Keuangan ditemukan adanya Penyelewengan atau Rekayasa Keuangan untuk kepentingan Pribadi maupun Kelompok (Korupsi) yang ditemukan pada laporan Pembayaran Utang kepada Pemegang Saham (Dalam Jutaan Rupiah) sebesar Rp.26.000.- atau sebesar Rp.26.000.000.000.-

Pada laporan Arus Kas Tahun 2019, terdapat pembayaran kepada Pemegang Saham (Dalam Jutaan Rupiah sebesar Rp.46.643 atau sebesar Rp.46.643.000.000.- sehingga terjadi selisih Pengeluaran Kas sebesar (Dalam Jutaan Rupiah Rp.20.643.- atau sebesar Rp.20.643.000.000.- selain itu pada laporan Arus Kas terdapat pengeluaran untuk pembqayaran Bunga Pinjaman kepada Pemegang Saham (Dalam Jutaan Rupiah) sebesar Rp.1.993.- atau sebesar Rp.1.993.000.000.-

Para Pemegang Saham Sesuai Dengan Catatan Laporan Keuangan 17, Terdiri Dari:

  1. PDSI sebesar 99.96 % atau sebesar (Dalam Jutaan Rupiah) Rp.15.744.- atau sebesar Rp.15.744.000.000.-
  2. PT. Pertamina Hulu Energi sebesar 0.04 % atau sebesar (Dalam Jutaan Rupiah) Rp.6 atau sebesar Rp.6.000.000.-

Pada Laporan Keuangan PDSI dan PT. Pertamina Hulu Negeri Per 31 Desember 2018, Tidak Ada Pengakuan Piutang kepada Anak Perusahaan PT. Patra Drilling Contraktor (PDC) sebesar (Dalam Jutaan Rupiah) Rp.26.000.- atau sebesar Rp.26.000.000.000.-

Keterangan pembayaran utang kepada pemegang saham diketahui adalah Fiktif, sebab pada pada Laporan Keuangan PT. PDSI dan PT. Pertamina Hulu Nagari sebagai pemegang saham tidak ada Pengakuan Piutang Kepada Anak Perusahaan PT. Patra Drilling Contractor, Rekayasa atau Keterangan Fiktif lainnya ialah pada pembayaran Piutang kepada Pemegang Saham sebesar Rp.46.643.000.000.- seharusnya sesuai keterangan utang kepada pemegang saham hanya sebesar Rp.26.000.000.000.- sehingga selisih perbedaan tersebut mencapai Rp.20.643.000.000.-

PT. Patra Drilling Contractor telah melakukan Pembohongan Publik dengan Merekayasa Laporan Keuangan, entah ke Pemegang Saham yang mana Perusahaan ini berhutang, Rekayasa dan Pembohongan lain ialah terkait Pembayaran Bunga Pinjaman sebesar Rp.1.993.000.000.- entah kepada siapa lagi pembayaran bunga pinjaman tersebut, yang jelas pembayaran bunga pinjaman tersebut masuk kantong kantong pribadi oknum yang sengaja telah merugikan Negara untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok tertentu.

(Redaksi)

About Dedi

Check Also

Terkait Kisruh TWK KPK, Relawan SUN Dukung Keputusan Pimpinan KPK

Pekanbaru-Riau | mapikor-news.com — Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *