Home » Daerah » Dugaan Korupsi Multi Year 2015-2016, KPK Periksa Jefry Noer, Ahmad Fikri Dan Indra Pomi

Dugaan Korupsi Multi Year 2015-2016, KPK Periksa Jefry Noer, Ahmad Fikri Dan Indra Pomi

122 views

Pekanbaru |www.mapikor-news.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah kabupaten Kampar Tahun anggaran 2015-2016.

“Juru Bicara Pelaksana Tugas (Plt) Ali Fikri meyampaikan hari ini dijadwalkan saksi AN (Adanan) tindak pidana korupsi (TPK )Pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016, pemeriksaan di Kepolisian Daerah provinsi Riau, Jl. Jend. Sudirman No.235, Pekan Baru-Riau, “pesan singkatnya kepada mapikor-news.com via whatsapp Kamis, (21/1/2021).

Dikatakannya lagi, yang diperiksa irtu, JF (Jefry Noer) Bupati kabupaten Kampar periode Tahun 2011 s.d. 2016, IP, AF (Ahmad Fikri, S.Ag), mantan ketua DPRD kabupaten Kampar 2014. Diduga juga terjadi kolusi dan pengaturan tender yang melanggar hukum oleh para tersangka.

Terkait ketiganya dikabarkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar terhadap tersangka Adnan dan I Ketut Suarbawa selaku Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya.

Diduga, dalam proyek ini telah terjadi kerugian negara setidak-tidaknya sekitar Rp50 miliar dari nilai proyek pembangunan Jembatan Waterfront City secara Tahun jamak di Tahun anggaran 2015 dan 2016 dengan total nilai kontrak Rp117.68 miliar.

Atas perbuatan mereka, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Romi)

Sumber : Juru Bicara Pelaksana Tugas (Plt) Ali Fikri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *