Home » Daerah » HAK JAWAB PT. TIMAH Tbk Dan ENTITAS ANAK, TIDAK MENJELASKAN TERKAIT ADANYA DUGAAN PENYELEWENGAN KEUANGAN NEGARA SEBESAR Rp.386.595.000.000.-

HAK JAWAB PT. TIMAH Tbk Dan ENTITAS ANAK, TIDAK MENJELASKAN TERKAIT ADANYA DUGAAN PENYELEWENGAN KEUANGAN NEGARA SEBESAR Rp.386.595.000.000.-

212 views

HAK JAWAB PT. TIMAH  Tbk  Dan  ENTITAS  ANAK, TIDAK MENJELASKAN TERKAIT ADANYA DUGAAN PENYELEWENGAN KEUANGAN NEGARA SEBESAR Rp.386.595.000.000.-

Jakarta| www.mapikor-news.com

Publikasi terhadap Hak Jawab, adalah wajib dilaksanakan sesuai ketentuan Undang Undang, oleh sebab itu pada kesempatan ini media Mapikor mempublikasikan Hak Jawab Komfirmasi dari PT. Timah dengan No. 0026/Tbk/UM-0010/21 S522 tertanggal 4 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan Sdr. Zulkarnaen Dharmawi.

Sayangnya Hak Jawab PT. Timah Tbk dan Entitas Anaka yang disampaikan tersebut belum menjawab subtansi masalah yang kami minta untuk diklarifikasikan, memang benar bahwa Laporan Keuangan PT. Timah Tbk Dan Entitas Anak telah diaudit oleh Akuntan Publik “PWC” Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan dengan No. 00586/2.1025/AU.1/02/1122-1/1/IV/2020 tertanggal 14 April 2020 dengan opini ditandatangani oleh Toto Harsono.SE Surat Izin Praktek Akuntan Publik No.AP.1122.

Surat Pernyataan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Pada Tanggal 31 Desember 2019 dan 2018, dan 1 Januari 2018 untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2019 dan 2018 telah di tandatangani diatas materai Rp. 6.000 oleh :

Direktur Utama                 : M. Riza Pahlevi Tabranidan

Direktur Keuangan          : Wibisono

Tanggung Jawab Auditor adalah Untuk menyatakan Suatu Opini atas Laporan Keuangan Konsolidasian berdasarkan Audit yang dilaksanakan.

Terkait dengan Selisih (Penyimpangan) Laporan Keuangan yang telah kami sampaikan berdasarkan hasil Analisa Pembuktian Kebenaran Laporan Keuangan yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik tersebut dan telah di Publikasikan, selisih tersebut terletak pada :

  1. Selisih Provisi Penurunan Nilai Piutang Usaha      Rp. 1.083.000.000,-

Selisih tersebut dikarenakan terjadinya Permulihan Provisi Penurunan Nilai Piutang Usaha sebesar Rp. 1.083.000.000,-

Pemulihan Penurunan Nilai Piutang Usaha ini seharusnya pada Laporan Laba Rugi disajikan sebagai Pendapatan Non Operasional sehingga atas beban periode lalu telah terhapuskan, hal ini dikarenakan :

Pada Saat (Periode Lalu) ditetapkan Provisi Penurunan Nilai akan dicatat.

Dr.  Biaya Provisi Penurunan Nilai              Rp. 1.083.000.000,-

Cr.  Cadangan Provisi Penurunan Nilai     Rp. 1.083.000.000,-

Padasaat Pemulihan, maka dicatat

Dr. Cadangan Provisi Penurunan Nilai     Rp. 1.083.000.000,-

Cr. Pendapatan Non Operasional                              Rp. 1.083.000.000,-

Dikarenakan pada Laporan Laba Rugi atau Catatan Laporan Keuangan tidak ada pengakuan pendapatan non operasional atas pemulihan provisi penurunan nilai ini, maka Pemulihan Provisi Penurunan Nilai ini bertujuan untuk menaikkan nilai bersih Piutang Usaha dari yang seharusnya sebesar Rp. 1.083.000.000,-

  • Selisih Pada Provisi Penurunan Nilai Persediaan Rp. 106.953.000.000,-

Pada Laporan Laba Rugidan Catatan 25, 26 dan 29 Laporan Keuangan tidak ada pengakuan beban Provisi Penurunan Nilai Persediaan sebesar Rp. 106.953.000.000,- sehingga Provisi Penurunan Nilai Persediaan yang disajikan pada Catatan 8 Laporan Keuangan terindikasikan (diduga) untuk menaikkan Nilai Bersih persediaan di Neraca dari yang seharusnya disajikan.

  • Selisih Beban Penyusutan Properti Investasi Rp. 246.293.000.000,-

Beban Penyusutan dan Amortisasi yang disajikan pada Catatan 25 dan 26 Laporan Keuangan adalah :

Catatan 25 Harga Pokok Penjualan Rp. 793.012.000.000,-

Catatan 26 Beban Administrasi dan Umum Rp. 54.664.000.000,-

Jumlah Beban Penyusutan Dan Amortisasi pada Laporan Laba Rugi Rp. 847.676.000.000,-

Beban Penyusutan yang disajikan pada :

  • Catatan 13 Daftar Aset Tetap

Penambahan Akumulasi Penyusutan (Beban Penyusutan) Rp. 818.781.000.000,-

  • Catatan 16 PropertiPertambangan

PenambahanAkumulasiPenyusutan (BebanPenyusutan) Rp. 246.293.000.000,-

PenambahanAkumulasiAmortisasi (BebanAmortisasi) Rp. 28.895.000.000,-

Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi yang disajikan pada Catatan 13 dan 16 Laporan Keuangan adalah sebesar Rp. 1.093.969.000.000,- yaitu dari Rp. 818.781.000.000,- + Rp.246.293.000.000,- + Rp. 28.895.000.000,- = Rp. 1.093.969.000.000,-

Sedangkan Beban Penyusutan dan Amortisasi yang disajikan pada Catatan 25 dan 26 Laporan Keuangan adalah sebesar Rp. 847.676.000.000,- dengan demikian terjadi selisih (perbedaan) antara yang disajikan pada Catatan 13 dan 16 dengan yang dsajikan pada Catatan 25 dan 26 Laporan Keuangan sebesar Rp. 246.293.000.000,-

Selisih Rp. 246.293.000.000,-merupakan Penambahan Akumulasi Penyusutan pada Aset Properti Pertambangan, sehingga terindikasikan (diduga) untuk menaikkan Nilai Buku Aset Properti Pertambangan.

  • Selisih Penurunan Saldo Kas Akhir                           Rp. 34.792.000.000,-

Selisih penurunan saldo kas akhir tersebut terdiri dari :

Direklasifikasi Kemiliki Untuk Dijual                          Rp. 6.288.000.000,-

Pengaruh Kurs Valuta Asing Atas Kas                      Rp. 28.504.000.000,-

Selisih Penurunan Nilai Saldo Akhir Kas dan Setara Kas tersebut bersifat tunggal, hal ini dikarenakan Pada Laporan Laba Rugi dan Catatan Laporan Keuangan tidak ada beban atas selisih kas dan setara kas tersebut, sehingga terindikasikan untuk menurunkan Nilai Kas dan Setarakas.

Selisih (Penyimpangan) Laporan Keuangan tersebut terindikasikan untuk menaikkan Nilai Bersihdan Nilai Buku sehingga Neraca Menjadi Balance antara Total Aset dengan Total Kewajiban + Ekuitas.

Dengan demikian Laporan Keuangan PT. Timah Tbk Dan Entitas Anak yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik “PWC” Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan untuk Tahun 2019 terindikasikan telah terjadi Rekayasa Laporan Keuangan yang mana Rekayasa Laporan Keuangan tersebut terindikasikan untuk Membohongi Publik dan Penggunaserta Pihak-Pihak yang berkepentingan dengan Laporan Keuangan PT. Timah Tbk Dan Entitas Anak Tahun 2019.

2

Demikian penjelasan selisih (penyimpangan) Laporan Keuangan PT. Timah Tbk Dan Entitas Anak ini disampaikan kembali, sehingga jawaban klarifikasi yang akan disampaikan kepada kami akan sesuai dengan substansi masalah yang dikonfirmasi. (TIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *