Home » Daerah » Dugaan Penyelewengan Saham PT. Indotan Dilaporkan Front Pemuda Taliwang FPT Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Dugaan Penyelewengan Saham PT. Indotan Dilaporkan Front Pemuda Taliwang FPT Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

335 views

Dugaan Penyelewengan Saham PT. Indotan Dilaporkan Front Pemuda Taliwang FPT Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Sumbawa Barat | www.mapikor-news.com

Akhirnya Front Pemuda Taliwang (FPT) laporkan secara resmi Dugaan adanya Gratifikasi dan Penghilangan Asset Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dugaan penghilangan asset tersebut berupa 10 Persen Saham dari PT. Indotan yang seharusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa.

PT. Indotan adalah perusahaan pemegang Izin Usaha Produksi (IUP) Pertambangan Emas sesuai izin usaha produksi yang diterbitkan Bupati Sumbawa Barat pada Tahun 2014,  sebelum memperoleh izin telah diadakan penyelidikan umum pada Tahun 2007.

Menurut keterangan Presiden FPT, Sahril Amin, setelah mendapat petunjuk dari Koordinator KPK Wilayah III Nusa Tenggara, kasus penghilangan Asset daerah senilai Rp.28 milliar Tidak Tercatat pada Asset daerah, Diduga Kuat telah di Korupsi dan menjadi Bancakan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, oleh sebab itu telah kami laporkan kepada KPK.

Lanjut Sahril, laporan telah resmi dilayangkan pada Senin (7/12) sekitar pukul 10.12 WIB, langsung di Gedung Komisi Anti Rasuah, Sahril menegaskan bahwa ormas yang dipimpinnya telah lama mengamati adanya upaya Indikasi korupsi untuk memperkaya diri sendiri, karena secara tidak transparan atau sengaja menutup-nutupi proses Take Over atau pengambil alihan seluruh saham PT. Indotan ke PT. Sumbawa Barat Mining (PT.SBM) termasuk 10 persen saham hak milik Pemda Sumbawa Barat. Melalui mekanisme pengambil alihan saham 10 persen Golden Share dari PT Indotan disinyalir melanggar Undang-Undang tentang mekanisme pelepasan aset daerah sebab dilakukan tanpa dokumen yang sah serta perhitungan aset oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan tidak melalui persetujuan DPRD.

Pemberian golden share 10 persen dari PT Indotan ke Pemkab Sumbawa Barat secara resmi  tercatat dalam akta, namun asset tersebut hilang, anehnya tiba tiba ada kajian dengan mekanisme hukum yang lemah hanya dilakukan Wakil Bupati dan tim internal pemerintah, yang memutuskan menolak atau menyerahkan kembali saham tersebut ke PT Indotan persis pada saat  perusahaan tersebut di Take Over ke PT SBM, tegas Presiden FPT Sahril Amin.

PT SBM saat ini lanjut Sahril, hanya mengantongi izin Amdal yang dimiliki oleh PT Indotan, sementara operasi produksi perusahaan tersebut kini menyasar alat Gunung Smoan, sementara gunung itu tidak masuk dalam sasaran izin IUP seluas 24.000 hektare lebih sesuai izin yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB.

Sebagaimana diketahui, PT SBM adalah perusahaan yang saham mayoritasnya milik PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) yang berkedudukan di Batu Hijau, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, hal ini diketahui setelah Presiden Direktur AMMAN, Rahkmad Makasau menduduki jabatan sebagai Presiden Komisaris di PT SBM.

Ketua satuan tugas (Satgas) Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi, Dwi Aprilia Linda Astuti meminta kepada jajaran Pemprov NTB khususnya Dinas ESDM, Muhammad Aidy untuk melaporkan seluruh IUP perusahaan tambang yang bermasalah berdasarkan audit Inspektorat serta temuan-temuan lainnya, menurut Dwi KPK, akan meneliti dan menyelidiki indikasi korupsi dan suap atas penerbitan IUP dan lain-lain, sebagaimana diketahui bahwa PT SBM mengantongi IUP-Operasi Produksi pada 26 Agustus 2019, atau setahun setelah Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin menerbitkan tentang kajian saham Pemeritah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat kepada PT.Indotan, tertanggal 8 Agustus 2018. Kajian itu merekomendasikan penyerahan kembali 10 persen saham PemKab Sumbawa Barat senilai USD 100.000 ke PT Indotan deng mengalihkan nilai saham tersebut kepada bantuan sosial untuk 1.856 warga miskin dalam bentuk CSR.(Wil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *