mapikornews
Kab.Timor Tengah Selatan-Soe-H.Muhammad G.Arifoeddin,SPd.,MM Dituding berafiliasi dengan Organisasi (HTI) Huzbut Tahir Indonesia Oleh Akun Facebook milik Goris Garong,postingan Goris Garong yang penuh tudingan Kepada H.Muhammat Arifoeddin beredar di grup facebook TTS Bicara Bebas dinilai melukai perasaan H.Muhamad Arufudin Pasalnya Goris Garong dinilai sepihak tanpa klarifikasi dan hak jawab sudah merugikan H.Muhammad Arifoeddin.
 
Postingan Goris Garong mengunggah foto H.Muhammad Arifoeddin bertuliskan kalimat “Kami Bersama HTI”Tahun 2017 dinilai  sangat provokator dan merusak tatanan antar umat beragama,Tak terima tudingan Kepada dirinya H.Muhammad Arifoeddin,yang biasa di sapa Arif akhirnya angkat bicara Kepada media ini Arif menyampaikan kekesalanNya ” Saya Lahir besar di Kabupaten TTS diangkat sebagai Pegawai negeri sipil (PNS) dikabupaten tercinta ini sejak (01/01/1998) dan ditempatkan di SMPN 1 Amanatun Selatan.”
 
Lanjut Arif yang dikonfirmasi Mapikor Selasa, (12/11/19) Pukul 16.12 wita dikediamanNya,”Saya pernah menjadi Wakil Kepala Sekolah delapan belas Tahun di SMA Kristen Amanatun Selatan Desa Oinlasi.Keponakan Saya Kristen Katolik,Menantu Saya Kristen Protestan,Apa kata mereka kalau mendengar hal ini.”
 
Menurut tudingan Goris Garong pada postingannya,sumbernya diambil dari Majalah Al Islam diambil dari mana? kapan terbitnya?ini hoaks saja perlu diketahui Ditahun 2015 sampai 2017 Saya sebagai Ketua Bidang Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI),dan pada (06/04/2019) hasil Musda yang ketujuh Saya ditetapkan sebagai Sekertaris MUI Kab.TTS.Ujar pula Arif
 
Saya bukan Orang tipe tak tau berterimakasih Kepada daerah tempat Saya tinggal,Orang tua Saya Arifoeddin Amkas adalah seorang tentara Mantan Puter Pra yang sekarang disebut Dandim.Istri Saya Rina Asri Delviana Dubu juga orang NTT asal Kabupaten Sabu Raijua,Karna itu Organisasi HTI dikenal Radikalisme yang bertentangan dengan negara Kita yang berlandaskan Pancasila jadi tidak mungkin Saya berafiliasi.
 
 hati ini tidak seperti yang diunggah Goris Garong apalagi intoleransi, Orang tua Saya mengajarkan Kepada Kami agar menghormati ajaran agama apapun yang ada di Indonesia.Teman dekat Saya hampir sebagian besar penganut agama kristen,coba di cros cek Kepada mereka yang di Oinlasi,disoe dan di tetangga dekat Rumah Saya apa benar Saya Radikalisme?unkap pula Arif sambil terdunduk sedih.
(Kaperwil NTT Ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here